Selasa, 21 September 21

KPU Jabar Waspadai Longsor Selama Pengiriman Logistik

KPU Jabar Waspadai Longsor Selama Pengiriman Logistik

Bandung, Obsessionnews KPU Jawa Barat mewaspadai adanya bencana alam, seperti longsor, dan banjir dalam pengiriman logistik pemungutan suara ke semua TPS di kabupaten/kota di Jabar.

Ditargetkan, pada 8 Desember 2015 mendatang, atau sehari sebelum pencoblosan, semua suara suara sudah sampai di semua TPS yang ada.

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat, Senin (23/11) memastikan, surat suara didistribusikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) selanjutnya ke Panitia Pemilihan Suara (PPS) dan satu hari sebelum hari pencoblosan atau tanggal 8 Desember 2015 harus sudah sampai di Tempat Pemunguan Suara (TPS).

Baca juga:

Nasdem Siap Menang di Pilkada Jabar

PKS Optimis Menang di Pilkada Jabar

 

KPU Kota dan Kabupaten harus hati-hati karena pemungutan suara sudah masuk musim hujan, sehingga perlu diwaspadai terjadinya bencana seperti banjir dan longsor, sehingga apabila tidak hati-hati dikhawatirkan logistik akan rusak karena air hujan.

 

“Saya amanatkan kepada Kabupaten dan Kota yang di 8 wilayah, sebelum dimasukan ke kotak suara, kertas suara harus dibungkus kantong plastik yang transpran, sehingga tidak terkena air hujan,” tegasnya.

Ia mengatakan pola pendistribusian harus menjalin kerjasama dengan BMKG, untuk mengetahui cuaca yang terjadi di lokasi yang bersangkutan, sehingga KPU dapat mengirimnya saat tidak terjadi hujan.

Dicontohkannya, seperti Kabupaten Cianjur dan Sukabumi yang rawan longsor dan Kabupaten Bandung yang rawan banjir.

“Pada awal tahapan sudah kita sampaikan ke KPU Kota Kabupaten agar manajemen pengiriman berkoordinasi dengan BMKG,” ujarnya.

Yayat juga menghimbau agar TPS dipusatkan di tempat atau bangunan yang dapat terhindar dari banjir, sehingga tidak terganggu hujan ataupun bencana lainnya, begitupun logistik aman dan aktifitas pemungutan suara berlangsung lancar.

Yayat menilai secara umum sampai saat ini penyortiran surat suara dalam kondisi lancar, sehingga sampai di PPK juga lancar, kecuali Kabupaten Tasikmalaya sampai saat ini masih belum dilakukan, karena masih terkendala teknis.

Sementara itu surat suara untuk kalangan difabel menurut yayat sudah dipersiapkan seperti pembuatan template, begitupun pendamping para penyandang disabilitas, TPS juga diseting untuk dapat dilalui bagi yang menggunakan kursi roda, sehingga akses dapat mempermudah dan dapat menghilangkan hambatan.

“Para petugas TPS juga dipersiapkan agar memiliki kemampuan melayani kebutuhan disabilitas, kita sering melakukan bimtek untuk itu,” ujarnya.

Yayat menghimbau agar masyarakat tetap berpartisipasi dalam pilkada serentak baik saat mencoblos, maupun saat penghitungan suara, sehingga tidak terjadi prasangka yang tidak baik dari mereka yang tidak puas, sehingga tidak ada ketidakpuasan yang akhirnya sampai ke Mahkamah Konstitusi.

“Jadi percayalah partisipasi masyarakat sangat membantu kesuksesan Pemilu kada serentak pada 9 Desember 2015 nanti,” tandasnya.

Data dari KPU Jabar, jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada serentak di Kota/Kabupaten penyelenggara Pilkada serentak mencapai 10.575.334 jiwa. Kabupaten Bandung tercatat sebagai DPS terbanyak, yaitu 2.606.494 jiwa. (Dudy Supriyadi/Rez)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.