Selasa, 28 Juni 22

KPU di Jawa Tengah Masih Belum Transparan

KPU di Jawa Tengah Masih Belum Transparan

Semarang, Obsessionnews – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah, menilai beberapa Komisi Pemilihan Umum (KPU) di provinsi Jateng masih agak tertutup dalam hal informasi. Ketertutupan lembaga tersebut membuat proses pilkada menjadi sedikit banyak terkendala.

“Misalnya di kota Pekalongan. rekomendasi pasangan calon tertentu antara dewan pimpinan pusat partai dengan dewan pimpinan pusat partai yang lain ternyata ejaan nama calonnya ndak sama. Baik ijazah maupun KTP. Ini kan sudah menimbulkan masalah.” ujar Teguh Purnomo, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng.

Ia menilai, kekeliruan seperti itu akibat dari sikap tertutup KPU Pekalongan sejak awal verifikasi calon. Walaupun terkesan sepele, namun hal kecil tersebut berdampak panjang terhadap pencalonan seseorang.

“Mungkin nanti di dalam kampanye ataupun surat suara, bisa menjadi masalah,” terangnya saat dihubungi, Rabu (12/8/2015).

Pihaknya berharap KPU di Kabupaten/Kota maupun KPU Jawa Tengah untuk lebih terbuka. Menurutnya, pengawas pemilu di beberapa daerah kesulitan ketika meminta tranparansi data calon kepala daerah.

Dengan terbukanya KPU, tentu masyarakat bisa mengakses serta ikut mengawasi secara langsung proses pilkada. Terlebih publik dapat memberikan masukan yang mungkin berguna baik kepada KPU maupun Pengawas Pemilu.

“Bisa saja KPU tidak tahu fakta tentang pendidikan seorang calon. Sedangkan masyarakat tahu apakah dia (calon) benar S1 atau S2,” tegas Teguh. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.