Minggu, 12 Juli 20

KPPU: Impor Beras Selalu Dibarengi Masa Panen

KPPU: Impor Beras Selalu Dibarengi Masa Panen
* Diskusi KPPU tentang kenaikan harga beras, Senin (15/1). Foto: Albar.

Jakarta, Obsessionnews.com – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mencermati kebijakan impor beras oleh pemerintah pasti selalu dibarengi dengan waktu masa panen tiba. Jelas kebijakan itu dianggap merugikan petani. Pemerintah berencana impor beras 500.000 ton pada akhir Januari.

Sementara musim panen beras diperkirakan pada Februari-Maret. Dengan kata lain di waktu tersebut pasokan beras bakal meningkat. Namun jika ditambah dengan pasokan impor bakal membuat harga gabah di tingkat petani anjlok karena kelebihan pasokan beras.

“Kalau benar pola tanam kita Februari sampai Agustus, nanti kalau impor beras itu masuk, menurut Mendag (Menteri Perdagangan) masuk pada saat awal panen raya atau panen besar di kita, impor ini bisa membuat kerugian bagi petani kita,” kata Ketua KPPU Syarkawi Rauf dalam FGD di Kantor KPPU, Jakarta, Senin (15/1/2018).

Di tempat yang sama pengamat ekonomi INDEF Bustanul Arifin menambahkan. Agar impor yang berdekatan dengan musim panen tidak berdampak negatif bagi petani, penyetokan beras perlu dilakukan dengan baik. Tidak dilakukan secara sekaligus

“Kalau dikelola dengan baik dan yang mengelola ahli manajemen stok, mungkin tidak perlu dikhawatirkan,” katanya.

Namun menurutnya jika impor sudah dilakukan, sulit rasanya pemerintah bisa mengendalikan penyetokan beras di pasaran. Dampaknya jelas, kelebihan stok beras bisa membuat harga di tingkat petani tertekan.

“Sehingga usul saya, kalau pemerintah serius bantu petani dan stabilkan harga beras, coba secara serius membantu pengeringan dan dikelola secara profesional dan bisnis, sehingga banyak penggilingan padi kecil banyak terima manfaat dan petani tidak dirugikan,” tambahnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.