Minggu, 5 Desember 21

KPPI Hentikan Penyelidikan Impor Pemanis Buatan

KPPI Hentikan Penyelidikan Impor Pemanis Buatan

Jakarta, Obsessionnews.com – Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) Kementerian Perdagangan menghentikan penyelidikan atas lonjakan impor barang dextrose monohydrate atau pemanis buatan, yang menjadi jenis barang yang diselidiki sejak sejak 13 Juni 2016 lalu.

Sebelumnya berdasarkan permohonan penyelidikan yang diajukan PT. Sorini Agro Asia Corporindo, Tbk, bahan pemanis buatan yang diselidiki ini menyebabkan kerugian serius bagi IDN. Dan dalam permohonan tersebut, KPPI juga akan melakukan penyelidikan tindakan pengamanan perdagangan (TPP) pada 14 Juli 2015.

“Penghentian penyelidikan dilakukan karena walaupun dari hasil penyelidikan membuktikan terjadinya ancaman kerugian pada Industri Dalam Negeri (IDN), yaitu adanya penurunan kinerja pada periode 2012-2014. Namun dalam penyelidikan tidak dapat dibuktikan bahwa terjadinya ancaman kerugian IDN tersebut disebabkan oleh adanya lonjakan impor barang yang diselidiki,” jelas Ketua KPPI Ernawati di Jakarta, Senin (27/6/2016).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada 2012, impor barang yang diselidiki adalah sebesar 1.484,5 ton dan meningkat signifikan sebesar 1.502 persen pada 2013 menjadi 23.788,4 ton. Pada 2014, impornya menunjukkan penurunan dari tahun sebelumnya menjadi 15.452,8 ton.

selama periode tahun 2012-2014, jumlah impor barang Dextrose Monohydrate meningkat dengan rata-rata 223 persen. “Impor barang yang diselidiki tidak dapat dikenakan TPP,” tegas Ernawati.

Dextrose Monohydrate merupakan bubuk putih atau krem putih yang dapat mengkristal. Bahan ini turunan dari pati dan dapat ditemukan di berbagai pasar. Biasanya Dextrose Monohydrate adalah bahan baku pada industri makanan seperti banyak digunakan dalam kembang gula di marmalad dan jeli. (Aprilia Rahapit)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.