Kamis, 26 Mei 22

KPK Terus Buru Direktur PT Osma Hartoyo

KPK Terus Buru Direktur PT Osma Hartoyo

Jakarta, Obsessionnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerjasama dengan kepolisian terus memburu Hartoyo, Direktur PT Osma Grup yang kabur pasca operasi tangkap tangan di Kebumen, Jateng, Sabtu (15/10/2016) lalu.

Hartoyo diduga terlibat dalam kasus suap yang dilakukan oleh Osma Grup dan anggota DPRD Kabupaten Kebumen untuk izin proyek Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kebumen berupa pengadaan buku, alat-alat peraga dan TIK senilai Rp4,8 miliar.

“Kemarin kita sudah imbau supaya yang bersangkutan datang ke KPK-lah kayak gimana gitu,” ujar Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, di kantornya, Jakarta, Senin (17/10/2016).

Alex mengatakan, status hukum Hartoyo masih sebagai saksi, sehingga pihaknya belum bisa menyatakan dirinya sebagai buron. Namun demikian, kehadiran Hartoyo di KPK sangat penting untuk menjalani pemeriksaan atas dugaan keterlibatannya dalam kasus ini.

“Kemarin tersangkanya baru dua orang, berarti bilang buron juga bukan, belum. Kita harap yang bersangkutan mengklarifikasi ke KPK,” imbuhnya.

KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Sabtu (15/10) lalu, terkait kasus dugaan suap yang dilakukan oleh pihak swasta dalam hal ini PT Osma Grup dan Anggota DPRD Kabupaten Kebumen. Barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 77 juta, buku tabungan serta bumti elektronik turut diamankan.

Dalam OTT yang dilakukan di beberapa lokasi di Kebumen tersebut, KPK mengamankan 6 orang. 2 orang diantaranya dijadikan tersangka dan empat orang lainnya berstatus sebagai saksi.

Dua orang tersangka itu, yakni berinisial YTH atau Yudhi Tri H yang merupakan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kebumen dan SGW atau Sigit Widodo yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kebumen.

Sedangkan empat orang saksi, antara lain Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kebumen Andi Pandoyo, dua Anggota DPRD Kabupaten Kebumen Dian Lestari dan Hartono, serta pihak swasta (Osma Grup) bernama Salim. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.