Jumat, 12 Agustus 22

KPK Tahan Eks GM PT Hutama Karya, Budi Rachmat

KPK Tahan Eks GM PT Hutama Karya, Budi Rachmat

Jakarta, Obsessionnews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera merampung berkas penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Gedung Pendidikan dan Pelatihan Pelayaran di Sorong, Papua, yang melibatkan mantan General Manager PT Hutama Karya, Budi Rachmat Kurniawan sebagai tersangka.

Seiring dengan hal, penyidik KPK menganggap perlu melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan. Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan Budi Rachmat ditahan untuk 20 hari pertama rumah tahanan Polres Metro Jakarta Pusat.

“Setelah melalui proses pemeriksaan, terhadap tersangka BRK selaku General Manager Divisi Gedung PT Hutama Karya, berdasarkan bukti yang cukup serta dikhawatirkan akan melarikan diri atau merusak atau menghilangkan barang bukti,” ujar Priharsa di kantornya, Kamis (6/8/2015).

Pengacara Budi Rachmat Kurniawan, Aryo Wibowo mengatakan klienya siap kooperatif untuk mengusut kasus ini hingga tuntas. Pihaknya berharap setelah adanya penahanan ini, berkas Budi akan segera dilimpahkan ke pengadilan untuk selanjutnya mengikuti proses sidang.

“Penyidik menganggap perkaranya sudah rampung dan bisa segera dilimpahkan makanya perlu dilakukan penahanan. Kami menghormati hukum dan mencoba membuktikan di persidangan sampai di mana keterlibatan Budi Rachmat,” ucap Aryo.

Budi Rachmat Kurniawan merupakan GM Hutama Karya saat proyek pembangunan diklat pelayaran Sorong tahap 3 dijalankan pada tahun 2011. Dia diduga melakukan kongkalikong dengan pihak Kemenhub selaku pemilik proyek sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp 40 miliar.

Dalam kasus ini, Budi diduga menyalahgunakan wewenang terkait pengadaan dan pelaksanaan proyek pembangunan Balai Diklat Pelayaran Sorong Tahap III pada Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut, Badan Pengembangan SDM Perhubungan, Kemenhub tahun 2011 yang saat itu dipimpin Freddy Numberi. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.