Kamis, 1 Oktober 20

KPK Serahkan Berkas Kasus PAW Wahyu Setiawan ke JPU

KPK Serahkan Berkas Kasus PAW Wahyu Setiawan ke JPU
* Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Kapoy/obsession)

Jakarta, Obsessionnews.comKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas penyidikan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan (WS) dan mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF).

Berkas penyidikan kasus dugaan suap terkait pengurusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini akan dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU).

“Berkas penyidikan WS dan ATF sudah lengkap. Hari ini penyerahan tersangka dan BB (barang bukti) dari penyidik ke JPU,” kata Plt Jubir KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (6/5/2020).

Dengan pelimpahan berkas penyidikan tersebut, jaksa penuntut umum memiliki waktu 14 hari kerja untuk menyusun surat dakwaan Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio Fridelina. Setelah berkas dakwaan rampung, keduanya akan segera disidangkan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat.

Sejauh ini, KPK telah mengumpulkan keterangan dari 36 saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Wahyu Setiawan dan Agustiani. Sejumlah saksi yang pernah diperiksa diantaranya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Krsitiyanto; Ketua KPU, Arief Budiman; serta Advokat PDIP, Donny Tri Istiqomah.

“Selama proses penyidikan, telah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi sebanyak 36 saksi diantaranya Hasto Kristiyanto, Arief Budiman, Riezky Aprilia,” ucapnya.

Keterangan para saksi tersebut telah dituangkan dalam berkas penyidikan Wahyu Setiawan maupun Agustiani. Nantinya, para saksi tersebut akan kembali dimintai keterangannya di persidangan Wahyu dan Agustiani guna proses pembuktian.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Empat tersangka tersebut yakni, Wahyu Setiawan; Agustiani Tio Fridelina; Calon Anggota Legislatif (Caleg), caleg asal PDIP, Harun Masiku (HAR) dan kader PDIP, Saeful Bahri (SAE). (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.