Kamis, 20 Februari 20

KPK Masih Dalami Kasus Setya Novanto

KPK Masih Dalami Kasus Setya Novanto

Jakarta – Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas menegaskan kasus dugaan korupsi dalam penggelembungan anggaran Pekan Olahraga Nasional Riau XVIII pada 2012 yang ikut menyeret nama Ketua DPR Setya Novanto masih dalam tapan pendalaman. Busyro mengatakan pihaknya belum bisa menindaklanjuti putusan pengadilan lantaran mereka keterbatasan penyidik.

“Hasil persidangan masih dalam tahapan. Belum dilanjutkan karena keterbatasan penyidik,” ujar Busyro di Jakarta, Selasa (7/10/2014), sekaligus menanggapi beredarnya surat semacam sprindik atas nama Setya Novanto.

Kasus dugaan korupsi dalam penggelembungan anggaran Pekan Olahraga Nasional Riau XVIII pada 2012 menjerat mantan Gubernur Riau, Rusli Zaenal. Oleh pengadilan Tinggi Pekanbaru politisi Partai Golkar itu divonis hukuman menjadi 10 tahun penjara. Sementara Dalam fakta persidangan mengungkap keterlibatan Setya.

Busyro membantah lembaganya sudah menindaklanjuti putusan tersebut bahkan, kata dia KPK tidak pernah mengeluarkan surat perintah penyidikan atas nama Setya Novanto sebagaimana yang beredar di kalangan wartawan pagi tadi. “Yang beredar itu palsu. Media harus meluruskan karena bukan kami yang mengeluarkan,” katanya.

Dugaan keterlibatan Setya dalam kasus PON bukan hal baru. Beberapa waktu lalu penyidik KPK pernah menggeledah ruang kerja Setya di gedung DPR pada awal 2013. Dia juga pernah bersaksi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Namun KPK memastikan Bendahara Umum Partai Golkar itu masih berstatus sebagai saksi. (Has)

 

Related posts