Sabtu, 16 Oktober 21

KPK Ingatkan Sutan, Praperadilan Tidak Serta Merta Stop Penyidikan

KPK Ingatkan Sutan, Praperadilan Tidak Serta Merta Stop Penyidikan

Jakarta, Obsessionnews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan mantan Ketua Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana. Berbagai langkah sudah disiapkan bila Sutan bersama tim kuasa hukumnya sudah resmi mengajukan gugatan ke pengadilan.

“KPK menghormati proses hukum termasuk langkah yang diambil oleh setiap warga negara termasuk pa Sutan,” ujar pelaksana tugas Wakil Ketua KPK, Johan Budi SP, Jakarta, Kamis (26/2/2015).

Johan mengatakan setiap warga negara berhak mengajukan gugatan bila tidak menerima dijadikan sebagai tersangka. Dia yakin pihaknya menetapkan politisi Partai Demokrat itu sudah sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami sudah siap dengan itu, karena kami merasa bahwa apa yang kami lakukan sudah sesuai,” katanya.

Mantan juru bicara KPK itu melanjutkan bahwa putusan hakim Sarpin Rizaldi yang mengabulkan gugatan Komjen Budi Gunawan tidak dapat dijadikan sebagai yurisprudensi untuk memutuskan perkara Sutan dan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali.

“Perlu juga disampaikan bahwa proses praperadilan tentu tidak serta merta menghentikan penyidikan,” tegas dia.

Sutan Bhatoegana mengikuti jejak Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komjen Budi Gunawan dan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sutan memutuskan mengajukan gugatan praperadilan atas penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi dalam penetapan APBNP Kementerian ESDM oleh KPK.

“Beliau tersangka dan ditahan, tapi itu tidak sesuai dengan prosedur,” kata Razman Arif Nasution sebagai kuasa hukum Sutan.

Putusan hakim Sarpin Rizaldi yang mengabulkan permohonan Budi Gunawan membuka peluang bagi tersangka lain mengajukan praperadilan. Sarpin memutuskan penetapan tersangka Budi oleh KPK tidak sah.

Budi Gunawan merupakan satu-satunya tersangka KPK yang berhasil lepas dari jeratan lembaga antikorupsi itu. Sedangkan putusan hakim Sarpin Rizaldi itu sendiri menuai kritik. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.