Kamis, 30 Juni 22

KPK Hindari Kontak Fisik dengan Massa di DPP PKS

KPK Hindari Kontak Fisik dengan Massa di DPP PKS

Mobil yang disegel KPK (ist)

Hasan S

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gagal membawa lima buah mobil mewah yang disegel dari kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera. Masa yang berkumpul di kantor yang berlamat di Jln. T.B Simatupang, Jakarta Selatan itu berupaya menghadang penyidik KPK.

“Pintu gerbang depannya dikunci, dan penyidik tidak bisa masuk,” kata Jubir KPK, Johan Budi SP di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, selasa (7/5/2013).

Johan mengatakan guna menghindari adanya kontak fisik dengan masa yang berada di dalam kantor itu, penyidik memutuskan untuk kembali ke kpk. “Tapi yang pasti karena KPK belum menganggap bahwa penyitaan itu urgen maka kami akan koordinasikan kembali,” katanya.

Selanjutnya kata Johan, jika masa masih melakukan perlawanan dan menolak KPK maka lembaganya akan meminta bantuan dari Kepolisian. “Itu upaya KPK agar betul- betul mendukung upaya pemberantasan korupsi,” katanya.

Sebelumnya Johan menjelaskan bawah jumlah mobil yang disegel KPK di kantor DPP PKS itu sebanyak lima unit. Penyegelan terkait dengan kasus pencucian uang dengan tersangka Luthfi Hasan Ishaaq.

Mobil- mobil tersebut adalah mobil VW Caravelle B 948 RFS, Mazda CX 9 nopol B 2 MDF warna putih, Mitsubishi Pajero Sport warna hitam dan Nissan Navara warna hitam. Satu mobil lainnya adalah Toyota Fortuner B 544 RFS.

Kelima mobil itu disegel menggunakan garis merah lengkap dengan logo KPK dan bertuliskan ‘Do Not Croos The Line’. “Penyegelan itu dimaksudkan agar tidak berpindah tempat,” tutur Johan. (rud)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.