Sabtu, 23 Oktober 21

KPK Harus Diselamatkan dari Kelumpuhan

KPK Harus Diselamatkan dari Kelumpuhan

Padang, Obsessionnews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa diselamatkan apabila ada dukungan dari masyarakat dan pemerintah supaya tidak lumpuh. Mantan Deputi Komisaris dan Kepala Independent Commision Againts Corruption atau KPK Hongkong Tony Kwok Man Wai mengatakan, kekhawatiran publik terhadap kelumpuhan KPK di tengah perseteruan lembaga anti korupsi itu dengan kepolisian, serta pimpinan KPK yang diadukan ke Bareskrim Polri, dibutuhkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah untuk menyelamatkannya.

“Krisis yang terjadi di Indonesia sekarang bisa memberi kesempatan yang baik di masa depan,” kata Tony usai seminar “Penguatan Lembaga Anti Korupsi, Belajar dari KPK Hongkong” di Convention Hall Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, Kamis (12/02).

Ketika menjabat sebagai Deputi Komisaris dan Kepala Independent Commision Againts Corruption tahun 1996-2002, Tony pernah mendapat ancaman secara verbal, dan bukan dalam bentuk nyata. Ancaman yang diterima pada tengah malam lewat telepon dan juga pernah dikirim berupa surat ancaman.

Ia mengatakan, Hongkong berhasil menjadi salah satu negara yang bersih dari korupsi dan bisa menekan tingkat korupsi antara tiga sampai empat tahun, karena masyarakat dan pemerintah mendukung penuh kerja KPK di negara tersebut. Tiga tahun sejak KPK Hongkong berdiri, perilaku koruptif dapat dikurangi dari kondisi yang parah menjadi menengah.

“Pemberantasan korupsi saat kondisinya sangat berat karena perilaku korupsi pada zaman itu dilakukan secara terbuka dan terang-terangan, bahkan terorganisir. Sementara tingkat korupsi pada level menengah cenderung dilakukan secara individu dan tertutup,” kata Tony menjelaskan.

Dia menambahkan, tingkat korupsi dapat ditekan di negaranya karena dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah, serta pihaknya tetap solid dan bekerja secara efektif, transparan, dan akuntabel.

Tony khawatir, apabila KPK sempat lumpuh atau tidak bisa beraktivitas menjalankan pemberantasan korupsi, image dunia internasional akan buruk.

Ia mengakui, kerja yang diperlihatkan KPK selama ini sangat baik dan berada pada peringkat tiga besar lembaga antikorupsi terbaik se-Asia bersama KPK Hong Kong dan KPK Singapura.

Selain mempengaruhi kepercayaan internasional terhadap Indonesia, apabila KPK sempat lumpuh, kepercayaan investor untuk berinivestasi menanamkan investasi di Indonesia akan jauh berkurang, karena merasa tidak aman berinvestasi di Indonesia.

Ia menaruh harapan kepada lembaga anti korupsi itu untuk tetap solid dan tetap melanjutkan pemberantasan korupsi secara berkelanjutan. Masyarakat dan pemerintah mendukung penuh untuk menyelamatkannya.

Seminar “Penguatan Lembaga Anti Korupsi, Belajar dari KPK Hongkong” digelar aktivis Solidaritas Rakyat Peduli Pemberantasan Korupsi Sumatera Barat. Selain mengundang Tonny, juga mengundang Denny Indrayana, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM serta akademisi Fakultas Hukum Universitas Andalas Shinta Agustina. (Musthafa Ritonga)

 

Related posts