Minggu, 17 Oktober 21

KPK Eksekusi Bos PT Soegih Interjaya ke Lapas Sukamiskin

KPK Eksekusi Bos PT Soegih Interjaya ke Lapas Sukamiskin

Jakarta, Obsessionnews – Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta yang menjatuhkan pidana tiga tahun penjara terhadap Direktur PT Soegih Interjaya, Willy Sebastian Liem setelah kasus yang menjeratnya telah berkekuatan hukum tetap.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha mengatakan waktu pelaksanaan eksekusi resmi dilakukan pada Rabu (5/8/2015) kemarin, disertai dengan pemindahan terpidana ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

“Kemarin sore, dilakukan eksekusi terhadap WSL ke lapas Sukamiskin,” ujar Priharsa Nugraha di kantornya, Kamis (6/8/2015).

Baik Willy maupun KPK sama-sama tidak mengajukan banding sehingga kasusnya langsung dinyatakan inkrach. Tiga tahun penjara dan denda Rp50 juta dianggap hakim Pengadilan Tipikor merupakan sebuah hukuman yang pantas dijatuhkan, sebab Willy terbukti korupsi secara berlanjut, yakni menyuap mantan Direktur PT Pertamina, Suroso Atmomartoyo.

“Iya KPK juga tidak banding sehingga putusan itu harus dijalankan,” kata Priharsa.

Bos PT Soegih Interjaya itu diyakini memberikan uang senilai USD190,000 kepada Suroso agar Pertamina menyetujui perusahaan Inggris, Octel Innospec melalui PT Soegih Interjaya, menjadi pengimpor bensin timbal untuk kebutuhan kilang milik Pertamina pada periode Desember 2004-2005.

Dengan demikian, Willy terbukti bersalah melanggar pasal 5 Ayat (1) Huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.