Selasa, 19 Oktober 21

KPK Didesak Tangkap Yasona terkait Kasus E-KTP

KPK Didesak Tangkap Yasona terkait Kasus E-KTP

Jakarta, Obsessionnews.com – Gerakan Rakyat Tangkap Koruptor (GERTAK) mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menersangkakan dan menahan Setya Novanto dalam kasus E-KTP. Apresiasi terhadap KPK didasarkan atas pertimbangan bahwa tersangka adalah Ketua lembaga tinggi negara. Dalam konteks ini, KPK telah membuktikan kepada publik bahwa tidak ada yang kebal hukum di negeri ini.

“Terkait dengan itu, kami juga mendesak agar KPK juga memproses secara hukum terhadap nama-nama lain yang terdapat dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) KPK dalam kasus korupsi proyek E-KTP,” desak Koorlap GERTAK, Yonfi Saputra, dalam pernyataanya di Jakarta, Jumat (24/11/2017).

Adapun Aksi GERAK menuntut KPK :

1. Segera tangkap juga Yasona Laoly atas pertimbangan sebagai Menteri Hukum dan HAM saat ini sungguh mencoreng good governance NawaCita karena jelas jaksa KPK dalam sidang tuntutan terhadap terdakwa Irman dan Sugiharto (22/6/17), menyebut Yasona Laoly sebagai anggota DPR Fraksi PDI-P menerima 84 ribu USD atau sekitar Rp1,1 miliar. Untuk Yasona Laoly ini harus disegerakan karena dengan jabtannya dapat menimbulkan abuse of power.

2. Segera pula menuntaskan Gamawan Fauzi/mantan Mendagri terima 4,5 juta USD, Ganjar Pranowo/Gubernur Jateng terima 520 ribu USD, Melchias Markus Mekeng/DPR dari Golkar terima 1,4 juta USD dan nama 2 yang disebut dalam BAP.

“Dalam pasal 2 dan pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana yang sudah diubah jadi UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi besar kecil nilai tetap korupsi termasuk yang sudah mengembalikan pun,” tandas Koorlap GERAK. (Red)

 

 

 

 

 

 

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.