Jumat, 3 Februari 23

KPK Belum Temukan Korupsi Kasus RS Sumber Waras

KPK Belum Temukan Korupsi Kasus RS Sumber Waras
* Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Foto: Edwin B/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  menyatakan belum menemukan dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus pembelian lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras, Grogol, Jakarta Barat. Namun, lawan-lawan politik  Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tetap ngotot agar Gubernur DKI Jakarta ini dijadikan tersangka dalam kasus RS Sumber Waras.

Ahok  kembali digoyang kasus RS Sumber Waras, Grogol, Jakarta Barat. Kali ini massa yang anti Ahok berunjuk rasa di depan gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/5/2016), menuntut KPK mengeluarkan rekomendasi untuk menonaktifkan Ahok sebagai gubernur.

Ketua aksi unjuk rasa, Jamran, mengatakan, Ahok harus dinonaktifkan karena diduga terlibat dalam pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras yang terindikasi merugikan negara. Menurutnya, KPK punya wewenang merekomendasikan penonaktifan Ahok kepada Presiden.

KPK pernah memanggil Ahok untuk dimintai keterangan terkait pembelian lahan RS Sumber Waras yang diduga merugikan negara sebesar Rp191,33 miliar pada Selasa (12/4).

Lawan-lawan politiknya  berharap setelah diperiksa KPK Ahok memakai rompi orange atau rompi tahanan KPK. Jika ditahan KPK tentu Ahok tak bisa maju di Pilgub DKI 2017. Namun, harapan tinggal harapan. Para lawan politik Ahok gigit jari, karena Ahok tak ditahan. Selama 12 jam di Gedung KPK, Ahok mengaku diajukan 50 pertanyaan oleh tim penyelidik.

Sebelumnya Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, KPK menyatakan belum menemukan dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus RS Sumber Waras. “Kami belum menemukan indikasi dugaan tindakan korupsi, dan perlu penyelidikan lebih lanjut,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo, Jumat (11/3/2016).

Agus juga membantah dalam mengusut kasus ini KPK berpihak kepada Ahok. Menurutnya, KPK bekerja sesuai prosedur tidak terpengaruh dengan persoalan politik antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dengan DPRD DKI‎.

“Kami penegak‎ hukum, apapun data dan alat bukti yang kami terima pasti akan kita proses,” tandasnya.

Sementara itu survei yang dilakukan oleh Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) menyebutkan mayoritas responden atau  34,4%  berpendapat Ahok tidak terlibat kasus RS  Sumber Waras. Dalam siaran persnya Senin (25/4/2016) disebutkan survei ini dilaksanakan pada tanggal 18-21 April 2016. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka di 40 kelurahan di 5 kota di DKI Jakarta dan melibatkan 400 responden. Pemilihan sampel dilakukan secara acak dengan metode sampel acak bertingkat. Margin of error survei ini sebesar +/- 4,9% pada tingkat kepercayaan 95%. (arh, @arif_rhakim)

Baca Juga:

Hasil Survei: Ahok Tak Terlibat Kasus Sumber Waras dan Reklamasi Pantai Jakarta

Kasus Sumber Waras Bertujuan Jatuhkan Ahok

Dirut RS Sumber Waras Bela Ahok

Diminta BPK Batalkan Beli Lahan RS Sumber Waras, Ahok Tolak

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.