Kamis, 6 Oktober 22

KPK Bantah Pernah Tetapkan Tersangka tanpa Alat Bukti

KPK Bantah Pernah Tetapkan Tersangka tanpa Alat Bukti

Jakarta, Obsessionnews – Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi membantah pihaknya pernah menetapkan seorang tersangka tanpa didasari dengan dua alat bukti yang cukup sebagai syarat awal kasus itu layak untuk ditindaklanjuti sampai ke persidangan.

Hal itu sekaligus untuk menjawab pernyataan mantan penyidik KPK, AKBP Hendy F Kurniawan saat bersaksi dalam sidang praperadilkan yang diajukan oleh calon Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Selasa (10/2/2015). Saat itu, Hendy mengaku pernah diminta menetapkan tersangka tanpa dua alat bukti.

“Saya rasa itu tidak pernah. Kan kasusnya semua dibawa ke pengadilan dan diputus,” ujar Johan melalui pesan singkat, Rabu (11/2/2015).

Menurut Johan, jika KPK pernah menetapkan tersangka tanpa dua alat bukti, tidak mungkin kasusnya akan dilanjutkan ke pengadilan, bahkan sampai pada vonis hakim. Sayangnya, Hendy sendiri belum sempat mengatakan siapa tersangka yang dimaksud‎. Sebab, kuasa hukum KPK Catharina Muliana Girsang menganggap materi penyidikan tidak boleh diungkapkan ke luar.

“Makanya, kasus apa dulu. Biar pengacara KPK di sidang saja nanti yang berkomentar.” terangnya.

Hendy sendiri pernah bekerja di KPK sebagai penyidik pada Maret 2008 sampai Oktober 2012. Ia mengaku mengundurkan diri sebagai penyidik karena pernah diminta menetapkan tersangka tanpa dua alat bukti. ‎Pada saat bersaksi ia ingin mengungkapkan secara detail kejadian yang pernah ia alami di KPK dalam melakukan penyelidikan terhadap tersangka.

Namun kuasa hukum KPK, Catherina langsung mengajukan keberatan kepada majelis hakim, dan meminta data mengenai penyelidikan tidak perlu diungkapkan. Pasalnya, yang bersangkutan sudah menyatakan keluar dari KPK, sehingga informasi materi penyidikan dianggap tidak boleh disampaikan ke luar.

Majelis hakim sendiri juga meminta kepada Hendy untuk tidak perlu mengungkapkan kesaksiannya secara keseluruhan, lantaran kejadian yang ia sampaikan dinilai tidak ada hubungannya dengan kasus hukum yang menyangkut Budi Gunawan. Meski demikian, majelis hakim mempertimbangkan keterangan-keterangan dari para saksi. (Albar)

Related posts