Sabtu, 31 Oktober 20

KPID DKI Jakarta Minta TV Swasta Konsisten Siarkan Konten Lokal

KPID DKI Jakarta Minta TV Swasta Konsisten Siarkan Konten Lokal
* Jajaran pengurus KPID DKI Jakarta.

Jakarta, Obsessionnews.com – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi DKI Jakarta meminta agar beberapa stasiun televisi yang ada, termasuk ANTV, konsisten menyiarkan konten-konten lokal Jakarta dalam programnya. KPID melihat saat ini proposinya yang disiarkan oleh TV lokal tidak seimbang.

“Karena itu stasiun televisi yang bersiaran di Jakarta tidak boleh menganggap sepele konten lokal,” ujar Wakil Ketua KPID DKI Jakarta Rizky Wahyuni saat berkunjung ke kantor ANTV di Jakarta, Senin malam (21/5/2018).

Tujuh komisioner KPID DKI Jakarta melakukan kunjungan ke kantor ANTV untuk bersilaturahim dan memperkenalkan diri pasca pelantikan mereka pada 15 Februari 2018 lalu oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Rizky menegaskan, tayangan konten lokal dalam program siaran televisi wajib dipatuhi oleh setiap lembaga penyiaran, baik televisi maupun radio. Sebab semuanya sudah ada aturan hukumnya. TV lokal tidak boleh mengabaikan konten lokal demi tujuan profit yang lebih besar.

“Dalam Sistem Siaran Jaringan, okonten lokal wajib disiarkan sebanyak 10 persen dari keseluruhan program,” lanjut Rizky.

Menurut Rizky, hal-hal baik yang bermanfaat untuk masyarakat yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Jakarta juga merupakan konten lokal. Mestinya TV lokal ikut pendukung program pemerintah dan masyarakat tentang pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua KPID DKI Kawiyan menambahkan, konten lokal yang bisa digali dari masyarakat Jakarta yang berbasis dari kebudayaan Betawi sangat banyak. Jika lembaga penyiaran memiliki kemauan tinggi dan kreativitas akan banyak bisa diolah konten lokal yang berasal dari masyarakat Jakarta dan Betawi.

“Tradisi mengaji atau belajar agama bagi anak-anak Betawi sesudah shalat magrib, tradisi silaturahmi, dan bahasa Betawi yang egaliter merupakan beberapa contoh konten lokal yang dapat memperkaya khasanah program pertelevisian dan radio,” papar Kawiyan.

Ia melanjutkan, akomodasi konten lokal tidah harus dalam satu program acara tersendiri tetapi bisa diselipkan dalam program-program lain. “Misalnya kita mengangkat kuliner Betawi atau busanah muslim khas Betawi bisa diselipkan dalam program berita atau talkshow,” papar Kawiyan.

Risya Maharmilla, Chief Humman Resources ANTV mengaku sudah cukup banyak menayangkan banyak konten. Namun demikian, ia berjanji akan terus meningkatkan baik porsi maupun kualitasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.