Jumat, 22 Oktober 21

KPI Larang Tayangan Karakter Pria Bergaya Seperti Wanita

KPI Larang Tayangan Karakter Pria Bergaya Seperti Wanita
* Ketua KPI Judhariksawan.

Jakarta, Obsessionnews – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menerbitkan Surat Edaran tertanggal 23 Februari 2016 yang ditujukan kepada seluruh direktur utama lembaga penyiaran. Surat Edaran itu berisi larangan kepada lembaga penyiaran khususnya televisi, menampilkan pria yang berperilaku dan berpakaian seperti wanita dalam tayangannya.

Surat edaran KPI bernomor 203/K/KPI/02/16 yang ditujukan kepada “Seluruh Direktur Utama Lembaga Penyiaran” itu bertanggal 23 Februari 2016 dan ditandatangani Ketua KPI Judhariksawan, SH, MH.

“Berdasar hasil pemantauan dan aduan yang kami terima, terdapat program siaran yang masih menampilkan pria yang berperilaku dan berpakaian seperti wanita. Sesungguhnya KPI Pusat telah melarang muatan tersebut melalui surat edaran yang dikeluarkan,” demikian bunyi surat edaran KPI yang diterima hari ini, Rabu (24/2/2016).

Secara terperinci KPI menyebutkan tayangan yang tidak diperbolehkan. Yaitu pria sebagai pembawa acara (host), talent, maupun pengisi acara lainnya–pemeran utama dan pendukung–dengan tujuh tampilan.

Ketujuh tampilan itu adalah pertama, gaya berpakaian kewanitaan. Kedua, riasan (make up) kewanitaan. Ketiga, bahasa tubuh kewanitaan, termasuk namun tidak terbatas pada gaya berjalan, gaya duduk, gerakan tangan, maupun perilaku lainnya.

Keempat, gaya bicara kewanitaaan. Kelima, menampilkan pembenaran atau promosi seorang pria untuk berperilaku kewanitaan. Keenam, menampilkan sapaan terhadap pria dengan sebutan yang seharusnya diperuntukkan bagi wanita. Ketujuh, menampilkan istilah dan ungkapan khas yang sering dipergunakaan kalangan pria-kewanitaan.

Ketujuh tampilan itu dinilai tidak sesuai dengan ketentuan penghormatan terhadap norma kesopanan dan kesusilaan yang berlaku dalam masyarakat serta perlindungan anak-anak dan remaja. Siaran dengan muatan tersebut dinilai dapat mendorong anak untuk belajar dan membenarkan perilaku tidak pantas tersebut sebagai hal yang lumrah dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut telah diatur dalam Standar Program Siaran KPI Tahun 2012 pada Pasal 9, Pasal 15 Ayat (1), dan Pasal 37 Ayat (4) huruf a. Demikian juga dalam Pedoman Perilaku Penyiaran KPI Tahun 2012 Pasal 4 yang mengatur tentang lembaga penyiaran yang diarahkan untuk menghormati dan menjunjung tinggi norma dan nilai agama dan budaya bangsa yang multikultural.

KPI akan melakukan pemantauan intensif kepada seluruh lembaga penyiaran. KPI akan menjatuhkan sanksi kepada lembaga penyiaran yang terbukti masih menyiarkan hal-hal tersebut. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.