Minggu, 29 Januari 23

Kota Bandung Macet Parah, Dua Jalan Baru Dibangun

Kota Bandung Macet Parah, Dua Jalan Baru Dibangun

Bandung,  Obsessionnews.com – Atasi kemacetan parah, tahun 2017 Pemkot Bandung segera membangun jalan banfun dua jalan baru.

Untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Kecamatan Cibeunying Kaler, Pemerintah Kota Bandung akan membangun dua jalan baru di tahun 2017 mendatang.

“Jalan baru tersebut berada di Cigadung ke Kanayakan, satu lagi dari Cikondang ke Batik Kumeli, sehingga dua titik ini harus  selesai tahun 2017,” ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat “Mapay Lembur” di Kecamatan Cibeunying Kaler, Jumat (18/11/2016).

Ridwan menjelaskan pembangunan dua jalan baru tersebut diharapkan bisa mengurai kemacetan lalulintas menuju jalan Tubagus Ismail dan Jalan Cikutra.

Dalam kesempatan yang sama, masih di wilayah Kecamatan Cibeunying Kaler, Ridwan mengatakan akan mulai menyiapkan kampung wisata sablon. Kampung tersebut nantinya akan diproyeksikan sebagai destinasi wisata berbasis ekonomi.

“sudah saya kasih masukan agar kampungnya di permak dulu dipercantik dulu, Keramah tamahan kepada tamu juga diperbaiki nanti kita resmikan kalo udah siap,” jelasnya.

Ridwan mengaku  mengetahui ada kampung sablon, namun promosi belum optimal.

“Saya melihat ini sudah termasuk destinasi karena jumlahnya ada sekitar 55 rumah industri, tapi semuanya harus baik dulu baru nanti dipromosikan ” tandasnya.

Usai peninjauan ke kampung sablon, Ridwan meninjau langsung area tanah seluas 5000 m2 milik Koramil yang penggunaanya belum optimal.

“Ada tanah 5000 meter kemungkinan akan mendayagunakan ini untuk kepentingan masyarakat yang lebih baik lebih tertib sekaligus tengahnya nanti bisa kita usulkan  sebagai danau retensi agar sungai Cidurian yang bikin banjir di Ciwastra bisa ditahannya disitu,” jelasnya.

Ridwan mengaku proyek ini merupakan ke 6 dari 5 yang akan dibangun.

“Semoga tahun 2017, tahun membangun danau retensi mudah mudahan dapat pendanaan dari APBD sendiri dari Pusat,  provinisi sehingga bisa dikeroyok bersama sama, kalo berhasil akhir 2017 tidak banyak banjir,” pungkasnya. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.