Rabu, 8 Desember 21

Korban Gempa Segera Diselamatkan

Korban Gempa Segera Diselamatkan

Padang, Obsessionnews – Menyelamatkan warga akibat gempa terjadi, perlu segera ditangani. Tindakan penyelamatan manusia pasca gempa berkekuatan 6,5 SR yang terjadi berpusat di Pesisir Selatan (Pessel) Sumatera Barat (Sumbar) harus ditangani secara cepat.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit meminta kepada petugas di lapangan untuk segera mengambil tindakan penyelamatan manusia pasca gempa yang berpusat di Pessel.

“Petugas yang berada di lapangan segera menyelamatkan warga dengan membawa ke puskesmas atau rumah sakit apabila ada korban yang butuh pengobatan,” kata Nasrul Abit kepada obsessessionnews.com, Kamis (2/6).

Nasrul Abit meminta kepada masyarakat untuk selalu siap dan waspada menghadapi gempa bumi, karena siapapun tidak dapat memprediksi gempa terjadi. Petugas dilapangan, baik BPBD, Dinas Sosial, Dias Kesehatan, PMI dan Tagana serta TNI/Polri harus selalu siap dan bila sewaktu-waktu terjadi bencana bisa segera diambil tindakan.

Gempa berkekuatan 6.5 SR yang terjadi sekitar pukul pukul 05.56.01 WIB, dilaporkan menelan korban. Warga yang menjadi korban terdapat delapan orang dan satu orang meninggal dunia bernama Awaluddin berusia 80 tahun karena penyakit jantung.

korban gempa sumbar-

Tujuh orang dirawat di rumah sakit dan puskesmas, dimana dua orang diantaranya dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang. Sedangkan lima orang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Zen Painan dan Puskesmas

Dua orang yang dirawat di RSUP M Djamil Padang bernama Rozi berusia 20 tahun, warga Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang dan Gebi berusia 21 warga Pasar Baru Kecamatan Pauh Kota Padang. Keduanya dirawat di Instalasi Gawat Darurat atau IGD.

Rozi mendapat perawatan karena mengalami luka tusukan di dada dan kedua tangannya saat menyematkan diri dengan melompat dari lantai dua rumahnya. Saat melompat korban terkena pagar rumah.

Sedangkan Gebi mengalami patah kaki sebelah kiri, karena tertimpa temannya yang melompat dari lantai dua di kamar kos-kosan. Korban yang meninggal akibat penyakit jantung, warga Jalan Pekanbaru Ujung Nomor 40 RT 01 RW 05 Asratek, Kecamatan Padang Utara Kota Padang.

Sementra itu, lima korban lainnya di rawat di Painan. Empat korban, masing-masing bernama Winarti, 35 tahun, warga Kecamatan Lengayang dan Raka, 3,5 tahun warga Medan Baik Koto Baru Kambang. Doni, 23 tahun dan Leonardo Pradana, 17 tahun. Ke empatnya dirawat di yang dirawat di RSUD M Zen Painan. Sedangkan Susi, 5 tahun, dirawat di Puskesmas Kambang. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.