Selasa, 14 Juli 20

Korban Banjir Bandang di Garut, 16 Tewas

Korban Banjir Bandang di Garut, 16 Tewas
* Banjir di Garut, Jawa Barat.

Jakarta, Obsessionnews.com- Laporan resmi dari Posko Tanggap Darurat Banjir Bandang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, 16 orang tewas dan 8 orang masih dalam pencarian. Sekitar 1.000 jiwa diungsikan di Korem 062 Tarumanegara, Kodim 0611 Garut, dan beberapa pos pengungsian lain.

baca juga:

Banjir Bandang Sapu Anyer, Satu Keluarga Tewas

17 Desa di Jateng Terendam Banjir Bandang

Banjir Bandang di Subang, 6 Tewas, 388 Jiwa Mengungsi

Menurut Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam siaran pers yang diterima redaksi Obsessionnews.com, Rabu (21/9/2016),

16 korban tewas adalah:

1. H Nawawi ( 65 th ) alamat Asrama Lapang Paris.

2. Iis ( 35 th ) alamat Asrama Lapang Paris

3. Irsyad Dwi Maulana ( 8 th ) anak dari ibu Iis.

4. Bayi laki laki Rezal ( 8 bln ).

5. Oom ( 70 th ) alamat belum diketahui.

6. Ahmat solihin ( 4 th ) warga Kampung Bojong Sidika Desa Haurpanggung Kecamatan Tarogong Kidul.
7.
Ahmat solihin ( 4 th ) Kampung Bojong Sidika Desa Haurpanggung Kecamatan Tarogong Kidul

8. Ny Siti (25 tahun) warga Cimacam
8.
9. Ny X Alamat belum diketahui.
10
.Ny siti (P) 25 tahun,  alamat Cimacan sudah ada keluarga.

11.Ny santi (P) 38 tahun, alamat Lapang Paris Kel. Sukakarya  Kec. Tarkid sudah ada keluarga.

12.Ny x (P) 70 tahun belum diketahui.

13.Ny Repina (P) 7 tahun Lapang Paris Kel. Sukakarya Kec. Tarkid sudah ada keluarga.

14.Tn Jana (L) 35 Thn Bojong Larang. Diketemukan di wilayah Koramil Banyuresmi

15.Tn ( L ) 35 Thn.

16.Tn ( L ) 40 Thn.

17.Tn ( P ) 5 tahun.

Banjir bandang menerjang 7 kecamatan yaitu Kec. Bayongbong, Garut Kota, Banyu Resmi, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Karang Pawitan dan Samarang, Kabupaten Garut, pada Rabu, 20 September 2016 sejak pukul 22.00 WIB.

“Tim SAR Gabungan dari Basarnas, BNPB,  BPBD Kab. Garut, BPBD Prov Jawa Barat, TNI, POLRI, Dinas PU, Tagana, Senkom Polri, NGO dan relawan melakukan evakuasi korban. Posko darurat, dapur umum, dan posko kesehatan telah didirikan. Dampak kerusakan rumah dan bangunan masih dalam pendataan,” ujar Sutopo.

Banyak rumah rusak akibat terkena dampak longsor dan material banjir bandang. Sementara itu penanganan darurat longsor di Sumedang juga masih dilakukan. Longsor terjadi Dusun Ciherang, Dusun  Ciguling, Dusun Singkup, Dusun Cimareme, Dusun Babakan Gunasari, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang pada 20/9/2016 pukul 22.00 WIB.

Longsor awalnya menyebabkan 3 orang tewas, 2 orang luka dan 1 orang masih dalam pencarian. Sebanyak 3 unit rumah rusak, 1 mushola hancur dan 200 rumah terdampak di Dusun Ciherang. Di Dusun Cimareme ada 2 unit rumah tertimbun, dan di Dusun Babakan Gunasari 100 jiwa dievakuasi. @reza_indrayana

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.