Jumat, 17 September 21

Kopi Ilmu

Oleh: Ustadz Felix Siauw,  Penulis dan Pengemban Dakwah

 

Pertanyaannya tak selalu kita minum kopi apa, tapi kita minum kopi bersama siapa?

Sebagai orang yang dibesarkan di keluarga dengan tradisi Cina, wajar bila saya lebih memilih teh daripada kopi, sebab itulah yang saya kenal sehari-hari.

Dalam setiap kesempatan, saya selalu memilih teh ketimbang kopi. Dan merasa aneh, mengapa ada orang yang menyukai minuman dengan rasa seperti kopi.

Beberapa tahun lepas, diawali ketidaksengajaan, mulailah saya sering menenggak kopi, sebab ia seolah wajib di tempat yang saya singgahi semasa itu.

Dan seperti yang sering saya kutip “witing tresna jalaran saka kuliner” (orang jawa jangan protes), mulailah muncul rasa cinta dengan kopi dan olahannya.

Ke belakang, kopi ternyata punya ‘tsaqafah’ yang tak kalah pelik dengan ilmu lain, mulai dari sejarah, teknik, filosofi, sampai seni menikmatinya, semua tertata rapi.

Bahkan para ulama sedari dulu yang menggemari ilmu, sama dekatnya dengan minuman ini. Mereka sebut kopi adalah teman terbaik kitab, kawan mencari ilmu.

Tidak hanya memberi pacuan tambahan bagi kesadaran, kopi juga memberikan sensasi kenikmatan bagi para pencari ilmu, baik dalam keheningan ataupun obrolan.

Walhasil, tidak hanya satu pelajaran yang saya dapatkan, bahwa boleh jadi kita tidak menyukai sesuatu di satu hari, tapi dijadikan suka oleh Allah di hari yang lainnya.

Pelajaran lainnya, bahwa apa yang kita cari itu sangat terkait dengan siapa kita bersama ketika mencarinya. Sebab bila kita salah memilih bersama siapa, apa juga tak dapat.

Bila inginkan taat, bersamalah dengan yang taat. Bila inginkan surga, bersertalah dengan yang mencarinya. Mulailah mencari dan senantiasa bergabung dengan yang saleh.

Ajaklah mereka ngopi dan berbincanglah pada saat itu. Dan kita akan merasakan bahwa pada saat itu, kopinya tak lebih penting daripada bersama siapa kita mengopi.

Dan yang jelas, saya ngopi di tempat-tempat yang nggak mendukung LGBT.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.