Senin, 18 Oktober 21

Kontrak Penjualan Senjata Satu Miliar Dolar AS ke Qatar

Kontrak Penjualan Senjata Satu Miliar Dolar AS ke Qatar

Pemerintah Amerika Serikat (AS), Rabu (1/11), menyetujui kontrak penjualan senjata negara itu dengan pemerintah Qatar senilai 1,1 miliar dolar AS.

Berdasarkan kontrak jual-beli senjata ini, Amerika bersedia memberikan layanan reparasi dan teknis atas jet-jet tempur F-15 yang dibeli Qatar. Qatar adalah salah satu sekutu penting Amerika di kawasan Timur Tengah, dan lebih dari negara-negara lain, kepentingan Qatar atas Amerika adalah jaminan keamanan.

Oleh karena itu, pemerintah Qatar berusaha menjaga keamanan negaranya lewat hubungan keamanan dengan Amerika. Demi menarik dukungan Washington untuk menjamin keamanan negaranya, pemerintah Qatar berusaha menjalin hubungan keamanan dengan Amerika di Timur Tengah.

Pada bulan Juni 1992, Qatar menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan dengan Amerika. Perjanjian itu memungkinkan Amerika untuk menggunakan pangkalan-pangkalan militer Qatar dan cadangan peralatan militer negara itu. Kedua negara berdasarkan perjanjian tersebut juga dapat menggelar manuver-manuver militer gabungan.

Selain menyerahkan pangkalan-pangkalan militernya ke Amerika, Qatar juga menjalin kerja sama dengan Washington dalam bentuk lain. Qatar merupakan salah satu negara yang tergabung dengan program Pendidikan dan Pelatihan Militer Internasional, IMET dan program Non-proliferasi, Anti-Terorisme, Pembersihan Ranjau dan Program-program Terkait, serta Bantuan Anti-Terorisme, NADR-ATA, milik Amerika.

Sebelum tahun 2010, Qatar tidak terlibat dalam program-program Amerika itu. Sementara perjanjian terbaru yang ditandatangani Qatar dan Amerika, juga meliputi kontrak-kontrak terkait program pendidikan militer Washington di negara itu.

Amerika menganggap Qatar seperti negara-negara Arab lainnya, yaitu memiliki dua kepentingan, ekonomi dan politik. Amerika mengharapkan imbalan atas kerjanya menjaga keamanan negara-negara Arab termasuk Qatar dari serangan-serangan asing, dengan mendapatkan sumber-sumber energi melimpah yang dimiliki negara-negara itu.

Penjualan senjata dan program-program pelatihan militer untuk negara-negara Arab, merupakan salah satu sumber pendapatan terpenting Amerika. Meskipun Qatar jika dibandingkan dengan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, UEA memiliki anggaran militer yang lebih kecil, namun dengan pembelian senjata dan perlatan militer lainnya dari Amerika, sejak tahun 2009 hingga sekarang negara itu telah meningkatkan anggaran militernya hingga 60 persen.

Lebih dari itu, Amerika juga mempunyai kepentingan politik terhadap Qatar, pasalnya kepentingan Washington di Timur Tengah adalah menjaga keamanan rezim Zionis Israel dengan cara membuat negara-negara seperti Qatar, bergantung padanya.

Pemerintah Amerika, menandatangani kontrak penjualan senjata senilai 1,1 milyar dolar dengan Qatar dan menunjukkan diri gagal menurunkan tensi ketegangan antara Qatar dengan Saudi, Bahrain dan UEA yang merupakan anggota Dewan Kerjasama Teluk Persia, ditambah Mesir.

Salah satu analisa terkait hal ini adalah bahwa Amerika diuntungkan dari ketegangan yang terjadi di antara negara-negara Arab itu, karena eskalasi ketegangan tersebut menjamin kepentingan ekonomi Amerika dengan cara menjual senjata dan menawarkan program-program militernya kepada negara-negara itu.

Bahaya Senjata Nuklir AS bagi Perdamaian
Wakil Presiden AS Mike Pence, menyebut persenjataan nuklir Amerika sebagai kekuatan penjaga perdamaian di dunia.

Dalam kunjungannya ke Minot Air Force Base, Pence mengatakan bahwa tidak ada kekuatan yang lebih besar untuk perdamaian di dunia ini daripada arsenal senjata nuklir AS.

Pernyataan itu disampaikan ketika AS dikenal sebagai satu-satunya negara yang menggunakan senjata nuklir dalam perang. 70 tahun lalu, Amerika meratakan dua kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang dengan bom atom dan mengirim lebih dari 300.000 orang ke liang kematian.

Sebelum masa itu, senjata-senjata buatan manusia tidak menciptakan pembantaian yang mengerikan seperti itu. Pengeboman atom Hiroshima dan Nagasaki telah menciptakan era baru, di mana umat manusia untuk pertama kalinya diliputi rasa takut akan penghancuran total planet bumi.

Hanya empat tahun setelah serangan nuklir AS di Jepang, Uni Soviet mulai menguji bom atom pertamanya dan memulai perlombaan senjata nuklir di dunia. Perlombaan ini berlanjut sehingga hampir menyeret kedua negara dalam sebuah perang nuklir pada Oktober 1962.

Pada saat itu, jika Rusia tidak mengembalikan kapal pengangkut rudal nuklirnya dari perairan Kuba, maka mungkin Presiden John F. Kennedy telah mengeluarkan sebuah perintah perang atom; sebuah perang yang bisa membunuh setidaknya 400 juta orang pada detik-detik pertama.

Saat ini, jumlah senjata nuklir Amerika saja di gudang persenjataannya mampu menghancurkan planet ini. Meski AS belum menggunakan senjata tersebut dalam 70 tahun terakhir, tapi secara langsung atau tidak terlibat dalam penyebaran senjata pemusnah massal ini.

Saat ini, dunia mengkhawatirkan perang nuklir antara Amerika dan Korea Utara, yang bisa menciptakan bencana besar bagi dunia.

Perdamaian dunia yang disinggung oleh Mike Pence, bukanlah hasil dari keadilan dan kepuasan masyarakat, tapi ia muncul di bawah bayang-bayang ketakutan akan tindakan militer AS dalam serangan nuklir terhadap pihak lain.

Ketakutan yang berimbang akan kehancuran total kekuatan-kekuatan besar, telah mencegah konflik langsung antara mereka dalam 70 tahun pasca berakhirnya Perang Dunia II.

Namun, pada saat bersamaan, kekuatan-kekuatan nuklir seperti Amerika telah memperluas medan konfrontasi dengan rivalnya ke wilayah negara-negara terbelakang dan berkembang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

Masyarakat di negara-negara tersebut menderita kerugian nyawa dan materi yang sangat besar akibat gesekan antara kekuatan-kekuatan besar. Dengan kata lain, perdamaian yang dinikmati oleh Amerika dan sekutunya di Eropa dengan senjata nuklir, merupakan hasil dari perang dan pertumpahan darah di belahan dunia lain.(ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.