Sabtu, 21 Mei 22

Konser ‘Badai Pasti Berlalu’ Akan Tampil di Dies Natalis Fisipol UGM

Konser ‘Badai Pasti Berlalu’ Akan Tampil di Dies Natalis Fisipol UGM
* Erros Djarot (keempat dari kiri) dan Yockie Suryo Prayogo (kelima dari kiri).

Yogyakarta, Obsessionnews.com – Dalam rangkaian acara Dies Natalis Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) yang ke-61 pada 6 November 2016, akan ditampilkan konser musik bertajuk Kafispolgama Ngangkring: Konser Badai Pasti Berlalu Plus ‘Yockie Suryo Prayogo’ Yogyakarta.

Musisi senior Yockie Suryo Prayogo mengungkapkan tujuan konser ini adalah menghadirkan portofolio musik Indonesia 70-an kepada khalayak. “Revolusi musik Indonesia terjadi pada masa-masa itu (periode 70-an). Harapannya, hal yang sama (revolusi musik) dilakukan oleh generasi sekarang sesuai konteks zaman masing-masing. Dengan begitu, musik pop Indonesia bisa eksis sesuai zamannya,” papar Yocki seperti dikutip Obsessionnews.com dari situs resmi UGM, Senin (3/10).

Lagu Badai Pasti Berlalu diciptakan oleh Erros Djarot pada tahun 1977 atau 39 tahun silam. Erros memaknai konser ini sebagai nostalgia romantisme masa lalu. Ia menyinggung kondisi masa kini yang dirasa serba instan. Era serba cepat ini lahir sebagai produk zaman dan budaya yang tidak dapat terelakkan. Dengan konser ini Erros berharap generasi masa kini mampu memahami kekentalan rasa dalam wujud musikal. Dengan begitu pendengar dapat pula memahami proses bermusik yang melahirkan karya-karya hebat yang pernah terjadi pada 70-an.

Salah satu perwakilan dari Kafispolgama (Keluarga Alumni Fisipol Universitas Gadjah Mada), Ian Agisti, menerangkan gagasan mengenai konser ini muncul dari para alumni Fisipol yang didominasi oleh generasi penikmat musik era 70-an.

Adam Tirta selaku perwakilan panitia Dies Natalis Fisipol UGM menambahkan, bahwa konser ini menjadi salah satu solusi untuk mengurangi generation gap yang terjadi antara generasi masa lalu dengan generasi milenial.

“Diharapkan generasi saat ini mampu mendengarkan dan mengetahui kiprah musik legenda Indonesia pada 70-an. Kami juga ingin memberikan suasana yang lain. Kami ingin menunjukkan bahwa Fisipol juga peduli terhadap musisi dan musiknya juga,” ujar Adam.

Dalam konser ini 5% dari hasil penjualan tiket yang dijual menggunakan pin Kafispolgama akan disumbangkan menjadi dana beasiswa untuk mahasiswa Fisipol UGM.

Konser ini akan menampilkan sederet lagu populer dari album soundtrack film Badai Pasti Berlalu. Juga tembang kenangan era 70-80an lainnya seperti tembang-tembang jebolan Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR) tahun 77-79 serta lagu-lagu hits garapan Yockie Suryo Prayogo.

Konser ini juga akan menampilkan sosok Erros Djarot yang merupakan music director dan pencipta lagu-lagu yang ada di album Badai Pasti Berlalu. Lagu-lagu tersebut akan disajikan kembali di atas panggung dengan nuansa pertunjukan yang hangat serta menampilkan penyanyi senior, seperti Berlian Hutauruk, Louise Hutauruk, Keenan Nasution, Benny Soebardja, Debby Nasution, Fryda Lucyana, Dian Pramana Poetra dan Kadri Muhamad. Juga dimeriahkan oleh penyanyi muda papan atas yaitu Andy/rif, Pongki Barata, Gilang Samsoe, Bonita, dan Aryo Wahab. (@arif_rhakim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.