Jumat, 17 September 21

Konflik PSSI, Fadli Zon Minta Menpora Diselidiki

Konflik PSSI, Fadli Zon Minta Menpora Diselidiki

Jakarta, Obsessionnews – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, menyayangkan adanya sanksi yang diberikan oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) terhadap Persatuan Sepak Bola Seluruh (PSSI). Sanksi ini diberikan setelah PSSI berkonflik dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Menurut Fadli, hal ini merupakan kemunduran bagi persepakbolaan Indonesia, dimana konflik di PSSI sebelumnya pernah terjadi. Namun, berhasil diatasi, dan tidak sampai diberikan sanksi oleh FIFA.

Dengan begitu, kata Fadli, DPR layak untuk menyelidiki kasus ini dengan memanggil Menpora Iman Nahrawi melalui Komisi X. “Ini di Komisi terkait ada interpelasi sehingga mungkin saja ada hak anggota kenapa ini dilakukan oleh Menpora,” ujar Fadli kepada wartawan di gedung DPR, Senin (1/6/2015).

Sebelumnya, pemberian sanksi FIFA disebabkan adanya intervensi pemerintah terhadap PSSI yang berujung dengan gugatan di PTUN. Pemerintah membekukan PSSI, dan saat ini PSSI dibekukan oleh FIFA. Bagi Menpora ini sebagai peringatan kepada PSSI untuk melakukan pembenahan.

Fadli mengatakan, mestinya Menpora tidak punya hak untuk ikut campur dalam persoalan di PSSI, apalagi sampai membekukan. ‎Bila Menpora menduga ada mafia bola di PSSI, harus dibuktikan dan dicari pelakunya, bukan dibekukan.

“Kok PSSI dilakukan seperti ini. Pemerintah harus memperbaiki kebijakannya terhadap PSSI, jangan didekati like and dislike, jangan PSSI dikorbankan, bedakan antara institusi dan pengurus‎,” ujar Politisi Gerindra ini.

Fadli menambahkan, mestinya ‎Menpora bisa berfikir panjang dengan adanya konflik tersebut. Banyak dampak yang ditimbulkan seperti nasib para pemain bola menjadi mengantung, karena Indonesia tidak boleh berlaga di ajang pertandingan nasional maupun internasional. Rakyat juga banyak yang dirugikan

“Pemerintah bisa lakukan recobery dalam waktu dekat ini. Saya lihat ini merupakan suatu hal yang sangat patut diperbaiki karena dampaknya se Indonesia. Dan saya kira ini mengganggu kesenangan rakyat Indonesia,” pungkasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.