Selasa, 20 Oktober 20

Konflik AS-Cina

Konflik AS-Cina
* Hendrajit. (Foto: dok. pribadi)

Oleh: Hendrajit, Pengkaji Geopolitik, dan Direktur Eksekutif Global Future Institute

Kalau Donald Trump terpilih lagi, dan saya yakin dengan hal itu, maka permainan tiktok Trump dengan Jinping jauh lebih menarik. Para pemangku kepentingan kebijakan luar negeri RI harus lebih jeli.

Selama ini orang orang awam yang biasa melihat permukaan, memandang Partai Demokrat bersekutu dengan pemerintah Cina. Menurut saya kurang tepat. Kalau dilihat secara tidak kasat mata, sebenarnya Partai Demokrat bersekutu dengan jaringan global overseas China. Yang notabene punya satu kesamaan, yaitu kapitalisme berbasis korporasi atau multinational corporation.

Bahwa kemudian pemerintahan AS yang berhaluan demokrat bekerja sama dengan Cina, sebenarnya juga atas dasar skema yang disusun para taipan. Makanya tak heran ketika kampanye Pilpres Bill Clinton, sempat terungkap bantuan dana politik dari John Huang, orang dekat James Riadi, kepada Clinton. Dari kasus ini saja tampak jelas yang harus disorot adalah persekutuan strategis kubu Clinton-Demokrat yang disebut Arkansas Connection dengan Lippo Group. Kalaupun melibatkan Cina, itu soal minor, bukan hal yang substansi.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.