Sabtu, 4 Februari 23

Konfigurasi Pilpres 2019

Konfigurasi Pilpres 2019

Oleh: Indra DenniFungsionaris Depko Perekonomian DPP Partai Demokrat dan Wasekjen Ikatan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia

 

Dinamika di tahun politik 2018 mulai semarak,  khususnya di media sosial. Rakyat menanti pengumuman para kandidat kontestasi pada Pemilihan Presiden 2019 nanti.

Ir. Joko Widodo sebagai petahana belum menentukan sikap pilihan calon pendamping sebagai cawapres pada kontestasi tersebut, para pengamat politik beragam tafsir dan spekulasi melihat sikap “diam” petahana tersebut.

Memang terlalu “pagi” dan prematur memutuskan cawapres petahana saat ini. Bagaimanapun belum terlihat partai koalisi barisan oposisi melakukan deklarasi untuk mengusung capres dan cawapres-nya pada kontestasi pilpres 2019 nanti.

Karena ini memiliki “irisan” yang krusial menentukan bagi petahana menentukan sikap siapa cawapres yang ideal ikut dalam kontestasi 2019.

Konfigurasi capres dan cawapres bisa berubah mengikuti dinamika yang berkembang, seperti contoh bila partai koalisi oposisi mendorong Prabowo Subianto-Anies Bawesdan atau Prabowo Subianto-Gatot Nurmantyo.

Mungkin saja partai koalisi oposisi mengusung Gatot Nurmantyo-Anies Bawesdan. Ini akan mempengaruhi siapa cawapres yang ideal untuk mendampingi Joko Widodo sebagai petahana.

Gelombang wacana dibentuknya “Poros Ketiga” bukan hal yang mustahil terwujud pada kontestasi Pilpres 2019. Akan tampil tiga kadindat capres-cawapres pada 2019 ke depan. Ini pun dapat menimbulkan perubahan konfigurasi cawapres di pihak petahana maupun di pihak oposisi.

Wacana yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya di media nasional maupun media sosial, poros ketiga akan mendorong Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai salah satu kandidat terkuat untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2019 kelak.

Perlehatan besar pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tahun 2019 merupakan wujud demokrasi rakyat di dalam memilih pemimpin bangsa dan negara, semata bertujuan untuk kemajuan, kebesaran dan kemakmuran rakyat Indonesia dari Sabang, Miangas, Rote hingga Merauke seluruhnya.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.