Jumat, 27 Mei 22

Komisi III DPR Sarankan TPF Munir Minta Data ke Hendropriyono

Komisi III DPR Sarankan TPF Munir Minta Data ke Hendropriyono

Jakarta, Obsessionnews.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Benny Kabur Harman menilai, hilangnya dokumen hasil penyelidikan tim pencari fakta (TPF) kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib tidak masuk akal.

Benny pun menunjuk kepada mantan Kepala BIN Hendropriyono untuk menujukan hasil penyelidikan TPF Munir. Sebab Hendro dianggap paling tahu tentang kematian Munir, karena pada saat kejadian Hendro menjabat sebagai Kepala BIN.

“Saat ini Hendro orang dekatnya Jokowi. Jadi kalau mau tanya itu (hasil penyelidikan) ya minta aja sama Hendropriyono, dia Kepala BIN (Badan Intelijen Negara) waktu itu,” kata Benny, di Gedung DPR, Kamis (13/10/2016).

Politisi Demokrat ini, menyayangkan kepada Pemerintahan Presiden Jokowi yang justru menyalahkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dimana, pemerintah menyebut hasil penyelidikan TPF sudah diserahkan kepada SBY.

“Makanya aneh kan kok malah menyalahkan presiden ke enam untuk jelaskan itu. Cari dulu lagi. Jangan suka menyalahkan pihak lain,” lanjut Benny.

Sebelumnya Kementerian Sekretariat Negara memgaku tidak menyimpan dokumen laporan Tim Pencari Fakta (TPF) soal pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib. Hal itu ditegaskan oleh Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Alexander Lay.

“Kemensetneg tidak pernah menerima laporan TPF Munir pada 2005,” ujar Alex, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Benny menilai, pernyataan staf khusus Mensesneg sama saja menandakan, pemerintah Jokowi menyalahkan Pemerintahan SBY. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.