Senin, 27 September 21

Komisi B Bentuk Perda Perlindungan Petani

Komisi B Bentuk Perda Perlindungan Petani

Semarang, Obsessionnews – Memasuki musim hujan yang berdampak pada anjloknya harga kebutuhan pokok di Jawa Tengah, membuat Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng berinisiatif merancang Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan dan pemberdayaan petani. Perda tersebut diklaim dapat meningkatkan mutu dan kualitas tanaman serta petani di Jawa Tengah.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng, Yudi Sancoyo mengaku, terdapat dua strategi yang terkandung dalam Perda, yakni perlindungan dan pemberdayaan. “Strategi perlindungan meliputi sarana dan prasarana terhadap petani, kepastian usaha serta harga komoditas pertanian,” terang dia, Selasa (24/11/2015).

Praktek ekonomi dengan biaya tinggi yang menjadi persoalan justru mengerucut pada tengkulak. Sebab, tengkulak sebagai penentu harga menjadikan petani yang menjual hasil panennya harus mengikuti harga yang dipatok oleh mereka.

“Kalau hasil panen memuaskan terus harga anjlok lalu siapa yang bertanggung jawab dengan ini. Yang menjadi akar permasalahan harga tinggi rendahnya itu di tengkulaknya. Untuk itu, kami ingin memberikan perlindungan kepada petani,” jelas dia.

Selain itu, Perda ini diakuinya membantu petani saat mengalami musibah seperti gagal panen terkena banjir pada musim penghujan ataupun puso (gagal panen) lantaran tidak adanya pasokan air. “Melalui Perda ini, kami memberikan ganti rugi atau asuransi. Sehingga ketika terjadi musibah petani tidak mengalami kerugian terlalu besar,” ucapnya.

Strategi kedua yakni pemberdayaan agar para petani mendapatkan pendidikan dan pelatihan. Hal itu bertujuan agar anggota DPRD membuat formula sesuai Dapil (Daerah Pilihan) masing-masing. Disamping itu, anggota DPRD juga dapat berkomunikasi secara intens dengan para petani.

“Kami berharap anggota DPR itu bisa segera memberikan pendidikan dan pelatihan sebagai upaya pemberdayaan terhadap petani,” tegasnya. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.