Kamis, 9 Desember 21

Kodam Siapkan Sniper untuk Pengamanan Tamu KAA

Kodam Siapkan Sniper untuk Pengamanan Tamu KAA

Bandung, Obsessionnews – Sniper atau penembak jitu sudah dipersiapkan untuk mengamankan para kepala negara, kepala pemerintahan dan tamu peserta Konferensi Asia Afrika ke-60 terhadap pengacau.

Demikian disampaikan Panglima Daerah Militer III Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Tamim, saat gladi kotor jelang KAA, Rabu (1/4/2015).

Dedi menjelaskan, beberapa gedung tinggi di kawasan jalan Asia Afrika sebagai lokasi peringatan KAA di gedung Merdeka, tempat menginap para tamu serta dekat masjid raya Bandung Jabar menjadi titik para sniper berada.

“Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan dan memberikan rasa aman untuk para tamu peserta KAA,” papar Pangdam Siliwangi.

Pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan Polda Jabar sebagai garda pengamanan di tingkat wilayah Kota Bandung dan Jawa Barat. “Panglima TNI sudah memberikan instruksi agar pihak pengamanan di wilayah selalu siap menjaga keamanan para tamu KAA”, tegasnya.

Polda Jabar menurut Kapolda Jabar irjen Pol Moch. Iriawan siap melakukan pengamanan dan mengerahkan sedikitnya 6700 personel gabungan TNI Polri, personel tersebut dari Polrestabes Bandung dan apabila masih kurang ada 35 ribu personel Polri dari Polda Jabar yang siap membantu pengamanan tersebut.

“Kita dapat konfirmasi juga, bahwa kepala negara dari Korea Utara Kim Jong-Un akan hadir, ya kabar baik karena Bandung sudah dinilai aman bagi mereka”, ujarnya.

Mengantisipasi adanya para pengunjuk rasa pihak kepolisian sendiri sudah melakukan berbagai persiapan, sehingga apabila ada pengunjuk rasa datang dari luar kota, maka sejumlah pintu tol memasuki kota Bandung akan dijaga ketat.

Apabila unjuk rasa tersebut terjadi di dalam kota, maka akan ditempatkan di titik tertentu sehingga tidak memasuki ring 1. Ditegaskan, di ring 1 seputar Gedung Merdeka, Hotel Savoy Homan, Mesjid Raya Bandung Jabar dan gedung pakuan penjagaan dilakukan sangat ketat.

Kang Aher-

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjamin anggaran dan persiapan berbagai infrastruktur untuk pelaksanaan peringatan KAA ke-60 ini sudah 99 persen, sehingga Insya Allah akan berjalan lancar.

Menurut Kang Aher, bantuan dari pusat sendiri sekitar Rp. 10 Milyar, dari pemerintah Propinsi jabar Rp4 milyar dan dari CSR berbagai peruhaan mencapai Rp2-3 milyar. “Untuk pembangunan infrastruktur kita serahkan ke kota Bandung, kalau jabar hanya renovasi sedikut gedung Merdeka, mesjid Raya Bandung jabar dan persiapan makan siang di gedung Pakuan,” ujar Kang Aher.

Dijelaskannya, untuk menu makanan sendiri mengarah ke makanan lokal Jawa Barat seperti nasi liwet, lalab dan lainnya, karena pada peringatan KAA yang lalu ada negara yang mengeluhkan menunya hanya menu Eropa, sehingga pihaknya menyiapkan menu yang tradisional dan lokal Jabar.

akik

Pada kesempatan yang sama, Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan sudah menyiapkan cinderamata bagi para tamu peserta KAA, diantaranya batu akik jenis baturaja warna biru senilai 1 juta rupiah, bagi kepala negara.

Sedangkan untuk istri kepala negara juga diberikan batu akik yang sama dengan model yang berbeda, pengadaan batu akik tersebut dari para donatur yang membantu penyelenggaraan KAA dalam bentuk CSR, sehingga tidak mengganggu APBN ataupun APBD. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.