Minggu, 23 Januari 22

Koalisi Indonesia Hoki Kutuk Demo Anti Ahok yang Anarkis

Koalisi Indonesia Hoki Kutuk Demo Anti Ahok yang Anarkis
* Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Jakarta, Obsessionnews – Koalisi Indonesia Hoki (KIH) mengutuk demo anti Ahok yang anarkis di Jl. HR Rasuna, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/5/2016). KIH juga menyesalkan polisi tidak punya taring untuk menghentikan aksi anarkis yang merusak fasilitas umum itu.

“Yang salah bukan hanya pendemo anarkis, tapi juga polisi tidak bisa mengatur dengan tegas. Apalagi tujuan demonstrasi hanya untuk memaksakan kehendak pribadi atau golongan. Yang seperti itu sudah ada peraturan untuk hukum yang anarkis. Lebih baik kalau yang seperti ini ditangani TNI,” kata aktivis KIH Adrian Zmith ketika dihubungi Obsessionnews.com, Sabtu (21/5).

Adrian
Aktivis Koalisi Indonesia Hoki (KIH) Adrian Zmith (kiri).

Dalam unjuk rasa itu para demonstran massa dari Forum Betawi Rempug (FBR), Aliansi Masyarakat Jakarta Utara (AMJU), dan Laskar Luar Batang menuntut Ahok, panggilan akrab Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dicopot dari jabatannya . Selain itu massa menuntut KPK menangkap Ahok karena diduga terlibat dalam kasus korupsi Rumah Sakit Sumber Waras dan reklamasi Teluk Jakarta. Mereka menyerang polisi dengan melempar batu, kayu, dan botol bekas. Selain itu mereka juga melempari halte bus Transjakarta dan berbagai fasilitas umum, termasuk Gedung KPK.

Demonstrasi ini salah satu upaya untuk menjegal Ahok maju di Pilkada DKI 2017. Ahok tidak menjadi kader partai apa pun setelah angkat kaki dari Partai Gerindra pada tahun 2014. Ahok memutuskan akan mengikuti Pilkada DKI 2017 melalui jalur independen.

Ahok menggandeng Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono sebagai wakilnya di Pilkada mendatang. Duet Ahok-Heru yang diusung Teman Ahok dideklarasikan pada Senin (7/3) lalu. Untuk itu Ahok-Heru membutuhkan dukungan sejuta KTP sebagai syarat maju lewat jalur independen.

Gerakan penggalangan sejuta KTP dilakukan oleh Teman Ahok sejak Jumat (11/3). Hingga Jumat (20/5) Teman Ahok telah mengumpulkan 864.660 KTP. Perolehan KTP ini melampaui persyaratan minimum dari KPU yang menetapkan calon independen di Pilkada DKI 2017 didukung minimum 532.000 KTP. Meskipun demikian Teman Ahok tetap bekerja mengumpulkan sejuta KTP sesuai target awal. Alasannya apabila ada KTP yang diverifikasi KPUD DKI dan dianggap tak memenuhi syarat, masih ada stok.

Ahok-Heru  juga mendapat dukungan dari Partai Nasdem dan Partai Hanura. Kedua partai ini membantu Teman Ahok dalam percepatan pengumpulan sejuta KTP. (arh, @arif_rhakim)

Baca Juga:

Politisi Gerindra Ini Tantang Teman Ahok Umumkan Penyetor KTP

Gerindra Sindir Teman Ahok, Gampang ‘Ngumpulin’ 1 Juta KTP

Monas Tagih Janji Habiburokhman

 

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.