Minggu, 28 November 21

KNPI Aceh Dukung Semangat Jokowi

KNPI Aceh Dukung Semangat Jokowi
* Ketua KNPI Aceh Jamaluddin ST

Banda Aceh, Obsessionnews – Pidato Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pembukaan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Jakarta, Rabu (22/4/2015), merupakan atraksi dari roh dasar KAA 1955 dalam konteks kekinian global dan nasional. Pidato tersebut merupakan lompatan besar dalam sejarah kepemimpinan di Indonesia sesudah Soekarno.

Kali ini, Jokowi benar-benar jantan alias tidak mandul, yang dibuktikan dengan pidatonya di depan KAA, Presiden mengeluarkan pernyataan keras, “Bank Dunia, IMF dan ADB sudah usang dan harus dibuang.” Jokowi juga mendeklarasikan mendukung kemerdekaan Palestina.

Ketua KNPI Aceh, Jamaluddin, ST menyatakan sangat kagum terhadap sikap Jokowi yang dengan gagahnya berdiri di hadapan para pimpinan Negara yang ikut dalam KAA tersebut.

“Dalam pandangan kami, kalau IMF, ok lah. Tapi bila kita bahas tentang Bank Dunia, kita tidak paham apa maksud Jokowi. Karena sepengetahuan kami, Bank Dunia, mekanismenya sama seperti bank-bank kita yang ada di Indonesia. Yang beda hanyalah ruang lingkupnya saja yang mencakup dunia internasional atau global,” paparnya kepada Obsessionnews, Rabu malam (22/4/2015).

“Makanya kami kurang mengerti tentang pernyataan Jokowi mengenai World Bank ini, karena sangat banyak manfaat dari Bank Dunia dalam proses pengembangan Indonesia yang bersentuhan langsung kepada rakyat. Kesimpulannya, kita tidak tahu apa yang dimaksud Jokowi World Bank disuruh minggat dari Indonesia,” tegas Jamaluddin.

Meski demikian, lanjutnya, KNPI Aceh mendukungs emangat Jokowi. Kali ini, menurut dia, Jokowi layak disebut Soekarno kecil atau Soekarno abad 21. Kalau dulu Bung Karno berani menyerukan “go to hell your aid” alias tolak dan usir bantuan luar negeri! Ganyang imperialis! Amerika kita setrika! Inggris kita lingis!

“Kalau berbicara kemerdekaan Palistina kami sangat mendukung dan saya yakin rakyat Indonesia sangat setuju tentang pernyataan Presiden di depan para kepala Negara dalam rangkaian kegiatan KAA, sedangkan untuk IMF yang merupakan rintenir dunia Internasional, Jokowi sudah sangat bijak dalam hal ini. Tapi sekali lagi untuk World Bank kami belum mengerti maksud Jokowi,” tandas Ketua KNPI Aceh. (Agung Sanjaya)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.