Minggu, 17 Oktober 21

KMP Belum Mau Terima Pencalonan Badrodin Kapolri

KMP Belum Mau Terima Pencalonan Badrodin Kapolri

Jakarta, Obsessionnews – ‎Koalisi Merah Putih (KMP) di DPR sepakat belum mau menerima surat pencalonan Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri, yang diajukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Alasanya, dalam surat tersebut tidak bisa dijelaskan dengan tepat mengapa Barodin dicalonkan.

Hal itu disampaikan, oleh Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo. ‎Mewakili KMP di DPR, ia meminta agar pimpinan DPR mengembalikan surat tersebut kepada Presiden Jokowi untuk diperbaiki. Bambang mempertanyakan, mengapa pencalonan Badrodin disebabkan karena Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka. Padahal dalam praperadilan Budi sudah menang.

“Putusan praperadilan kan jelas, penetapan Budi sebagai tersangka tidak sah. Tapi mengapa masih mengunakan alasan tersebut,” ujar Bambang dalam keterangan presnya di ruang Fraksi Golkar, DPR, Selasa (24/3/2015).

Jumpa pres tersebut juga dihadiri oleh pengurus fraksi yang tergabung dalam KMP ‎seperti Edhy Prabowo (Gerindra), Abdul Hakim (PKS), Epyardi Asda (PPP kubu Djan Faridz) dan Teguh Juwarno (PAN).

Bambang mengaku tidak mempersoalkan sosok Barodin sebagai orang pilihan Jokowi yang ditunjuk sebagai Kapolri. ‎Hanya saja, KMP kata Bambang, ingin meminta penjelasan kepada Presiden, mengapa Budi Gunawan yang sejak awal dipilih oleh Jokowi dan sudah disetujui oleh DPR, justru akhirnya ditolak oleh Jokowi.

‎Dalam surat tersebut, Jokowi hanya menjelaskan pencalonan Barodin sebagai Kapolri. Disebabkan karena pencalonan Budi Gunawan sebagai kapolri menimbulkan perdebatan yang hebat di masyarakat pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Untuk itu, demi menjaga ketenangan di masyarakat Jokowi memilih calon lain sebagai penggantinya.

Pembahasan mengenai surat pencalonan Badrodin sebagai calon Kapolri, sudah dibacakan oleh pimpinan DPR pada sidang paripurna masa sidang ketiga Senin (23/3/2015). Ketua DPR Setya Novanto, mengatakan DPR akan segera menindaklanjuti surat tersebut untuk diserahkan di Badan Musyawarah (Bamus) jika seluruh pimpinan fraksi menerima. Maka, surat tersebut selanjutnya akan diserahkan ke Komisi III untuk ditindaklanjuti. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.