Sabtu, 1 Oktober 22

Klub Raksasa Ini Malah Melarang dan Ancam Sanksi Pemain yang Divaksin Covid-19

Klub Raksasa Ini Malah Melarang dan Ancam Sanksi Pemain yang Divaksin Covid-19
* Gigi Becali dengan klub FCSB. (Goal.com)

Waduh! Klub raksasa Rumania ini malah melarang dan mengancam sanksi bagi pemain yang divaksin Covid-19

Pemilik klub Rumania, FCSB atau dulunya dikenal dengan nama Steaua Bukares, secara sensasional mengumumkan bahwa akan melarang semua pemain yang divaksinasi Covid-19 bermain untuk klubnya.

Becali meyakini bahwa vaksinasi Covid-19 justru melemahkan kekuatan para pemain dan mengklaim sampai ada yang meninggal dunia.

Gigi Becali – seorang pengusaha dan politisi Rumania – mengatakan ia tidak akan mengizinkan para pemain yang divaksinasi untuk bermain lagi karena suntikan vaksin diyakininya melemahkan mereka.

Becali melanjutkan dengan mengklaim bahwa orang-orang yang divaksinasi virus corona tersebut malah ada yang meninggal di rumah sakit, berbeda dengan mereka yang menolak menerima suntikan.

Ia juga mengklaim para pemain di rival klubnya, CFR Cluj dan Rapid Bucuresti saat ini sedang kewalahan karena para pemain mereka telah divaksinasi, mengambil contoh winger 36 tahun, Ciprian Deac.

“Anda akan tertawa, tapi saya mungkin benar. Mereka yang divaksinasi kehilangan kekuatan mereka. Ini sesuatu yang ilmiah,” katanya menurut wartawan Rumania, Emanuel Rosu seperti dilansir goal.com.

“Apakah Anda tidak melihat hal tersebut di CFR? Dengan Rapid, para pemain tampak lemah. Mereka berjatuhan di lapangan. Semua orang yang divaksinasi kehilangan kekuatan mereka!”

“Saya juga melihat pemain saya, yang divaksinasi. Itu [vaksin] tidak berdampak pada beberapa orang, tapi berdampak pada mereka yang lebih tua. Apakah Anda tidak melihat [Ciprian] Deac? Tidak ada lagi kekuatannya.”

Wartawan yang sama juga mengatakan Becali hanya mengizinkan pemain yang memalsukan sertifikat vaksinasi untuk bermain, meski pun klaim ini belum mendapat konfirmasi lebih lanjut.

Becali juga baru-baru ini mengatakan striker FCSB, Claudiu Keseru – yang kembali ke klub pada Agustus setelah enam tahun di klub Bulgaria Ludogorets – tidak bisa lagi bermain di level teratas karena telah divaksinasi.

Saya memberinya uang, saya memiliki kontrak dengannya, ia adalah pemain sepakbola, saya adalah pemiliknya,” kata Becali melalui sport.ro tentang kembalinya Keseru.

“Saya berkata, ‘Anda tidak bisa bermain di lagi di level ini. Anda bisa bermain di Rumania, tapi tidak di FCSB dan CFR!”

“Ia bilang akan membuktikan pada saya, tapi ia tidak punya apa-apa untuk dibuktikan. Tidak bisa lagi di level ini. Itu mungkin karena vaksin. Saya mengatakan apa yang saya pikirkan. Saya tidak ingin menyinggung perasaannya.”

Komentar Becali tentang vaksin memicu kemarahan dari pemerintah Rumania, melalui badan RO Vaccinare, menyampaikan pernyataan yang ditulis di alaman Facebook resmi platform informasi nasional pemerintah: “Pesepakbola yang divaksinasi TIDAK kehilangan kekuatan mereka setelah divaksinasi terhadap COVID-19!”

“Dari sudut pandang medis dan ilmiah, tidak ada penelitian yang mendukung singularitas seperti yang baru-baru ini dipromosikan di akun Facebook di Rumania.”

“Vaksinasi terhadap COVID-19 tidak memengaruhi kinerja pemain sepakbola. Sebaliknya, ada cukup banyak penelitian yang menunjukkan bahwa melalui infeksi SARS CoV-2 meninggalkan gejala sisa jangka panjang (Long COVID), dan ini dapat memengaruhi kinerja atlet.”

*Intinya sederhana: tetap sehat, menikmati sepak bola, melihat mereka yang mempercayai sains dan kedokteran. Harap beri tahu diri Anda HANYA dari sumber resmi yang kredibel!” (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.