Sabtu, 16 Oktober 21

Klub ISL Terapkan Metode Krioterapi

Klub ISL Terapkan Metode Krioterapi

Jakarta, Obsessionnews – Persiapan latihan menjelang kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 yang akan berlangsung pada 5 April 2015 nanti. Para peserta klub ISL kompak menggunakan metode krioterapi dalam menu latihan mereka setelah berlatih atau bertanding.

Klub LSI seperti Bali United Pusam, Persib, Persipura, dan Arema Cronus sudah menggunakan metode krioterapi, yakni berendam dengan air dingin yang diisi es setelah berlatih atau bertanding.

Metode krioterapi sebenarnya sudah sering dilakukan oleh klub LSI sejak 2011, seperti Persipura. Hanya saja, metode itu baru populer setelah kesuksesan timnas U-19 yang tampil dengan fisik prima saat Piala AFF U-19 2013 dan Kualifikasi Piala AFC.

Sebagai contoh, Klub Divisi Utama PSIS yang musim ini dihuni pemain-pemain muda. Metode krioterapi sudah mulai diterapkan setelah intensitas latihan dan uji coba padat. Manajemen menyediakan tong air yang diletakkan di pinggir lapangan Stadion Jatidiri, Semarang.

Selain itu, pemain juga diberi menu latihan lari dengan dibebani alat parasut yang salah satu manfaatnya adalah untuk meningkatkan kecepatan.

“Pemain merasakan manfaat yang optimal, apalagi intensitas latihan semakin padat. Ini bisa menjadi salah satu pencegahan cedera dan cepat memulihkan kondisi fisik,” kata pelatih PSIS, M. Dofir yang dilansir website PSIS, Kamis (5/3/2015).

Krioterapi ditemukan oleh Toshiro Yamauchi pada 1978. Waktu itu, fasilitas di Inggris hanya tersedia di pusat kesehatan Champneys, Hertfordshire. Tempat itu menjadi langganan pemain Tottenham Hotspurs yang memiliki riwayat cedera panjang. (Herdianto)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.