Selasa, 21 September 21

KJRI di Jeddah Sudah Kondusif

KJRI di Jeddah Sudah Kondusif

Kerusuhan di KJRI Jeddah beberapa waktu lalu.

 
Imar

Jakarta-Dirjen Pembinaan Penempatan  Tenaga Kerja (Binapenta ) Kemnakertrans  Reyna Usman memastikan Situasi  pelayanan pengurusan dokumen  WNI dan TKI di KJRI Jeddah sudah relatif kondusif dan berlangsung  lebih tertib dibandingkan kondisi  akhir pekan lalu sempat dilanda kerusuhan.

Dihubungi dari Jeddah, Reyna mengatakan proses pelayanan dokumen di KJRI Jeddah  relatif kondusif dengan adanya bantuan  pengamanan yang melibatkan hampir 200 personil keamanan KSA .

Selain itu, untuk mempercepat pelayanan dokumen dan menertibkan antrian,   pengaturan system antrian dari WNI /TKI telah diubah dengan dilengkapi  adanya penambahan jumlah staf petugas pelayanan.

“Sekarang proses pelayannya sudah relaitif lebih baik dalam artian lebih tertib  dan lebih  cepat prosesnya. Para WNI/TKI  tidak lagi antre secara berdiri namun posisinya  duduk lesehan sambil  berzikir secara bersama, sama,” kata Reyna  dalam keterangan pers di Jakarta pada Selasa (11/6/2013).

Reyna yang telah berada di Jeddah sejak tanggal 6 Juni ini menjelaskan untuk menertibkan antrean,  para WNI/TKI  kini telah dipisahkan lokasinya. Para wanita dapat menganti sambil duduk lesehan di halaman dalam. Sedangkan  para lelaki mengantri secara tertib di lapangan tenis yang berada di KJRI

Reyna mengungkapkan dalam pengurusan dokumen perijinan di Bidang Ketenagakerjaan, Tim Kemnakertrans terus menerima, mengolah dan memproses data Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) yang banyak diajukan para WNI/TKI.

“Tim Kemnakertrans terus memproses data dan dokumen ketenagakerjaan dari WNI/TKI. Tim ini nantinya akan diperkuat dengan tambahan anggota tim Kemnakertrans yang segera datang dari Jakarta, “kata Reyna.

Setiap hari, kata Reyna  pihaknya terus  melakukan koordinasi dan evaluasi   berkoordinasi dg Imigrasi KSA. Bahkan sesuai kondisi dilapangan mereka malah menyarankan agar menambah tempat pelayanan khusus Kemnakertrans.

“Rencana tahap pertama  kami akan membuka 3 tempat pelayanan di Jedah,dan selanjutnya akan dibuka  di kota -kota lainnya di Arab Sudi.  Tempat pelayanan ini akan digunakan untuk pelayanan dokumen WNI/TKI yang terkait dengan masalah ketenagakerjaan,”terangnya.

Sebelumnya diberitakan Untuk menangani WNI/ TKI dalam program pengampunan (amnesti) yang diberlakukan pemerintah Arab Saudi sejak 11 Mei lalu hingga 3 Juli 2013. Pemerintah RI  telah mengirimkan Tim khusus yang terdiri dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kementerian Hukum dan HAM, dan, BNP2TKI.

Selain bertugas membantu pengurusan dokumen, Tim Pemerintah RI juga menginventarisasi sekaligus mengklasifikasi data WNI/TKI kategori program amnesti, baik karena melanggar batas izin tinggal maupun tidak berdokumen ketenagakerjaan.

Bagi TKI yang tetap ingin bekerja di Arab Saudi akan diperbaharui dokumennya oleh Perwakilan RI dengan melibatkan calon pengguna atau agensi setempat. Sementara terhadap para TKI amnesti yang menginginkan pulang ke Tanah Air, Tim Pemerintah RI melalui KJRI Jeddah dan KBRI Riyadh akan memfasilitasi proses kepulangannya dengan mengeluarkan dokumen Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.