Selasa, 7 Desember 21

Kisah Kebahagiaan Masyarakat Kota Bogor Usai Terima Sertifikat Tanah Melalui PTSL

Kisah Kebahagiaan Masyarakat Kota Bogor Usai Terima Sertifikat Tanah Melalui PTSL
* Muhammad Amin (37) warga Desa Sukasari, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat yang bekerja sebagai pedagang terima sertifikat tanah melalui program PTSL. (Foto: Humas Kementerian ATR/BPN)

Bogor, Obsessionnews.com – Kisah kebahagiaan penerima sertifikat tanah kali ini, datang dari masyarakat Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Salah seorang penerima sertifikat, yaitu Muhammad Amin (37) dari Desa Sukasari, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat yang bekerja sebagai pedagang, menjadi salah satu masyarakat penerima sertifikat yang mengikuti program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Sangat bersyukur dengan adanya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ini. Tidak perlu khawatir lagi karena sudah diakui oleh negara kepemilikan tanahnya,” ujarnya dalam rangkaian penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat dalam acara Sosialisasi Program Strategis Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), bertempat di Padjadjaran Hotel, Senin (18/10/2021).

Lebih lanjut ia menceritakan, jika sertifikat tanah ini semakin memotivasi dirinya untuk mengembangkan usaha sembako yang saat ini dijalani. “Ini merupakan warisan keluarga. Saya juga akan mengembangkan usaha keluarga dengan sertifikat tanah ini sehingga saya berharap dengan adanya sertifikat ini, dapat meningkatkan taraf hidup keluarga kami,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk sadar akan pentingnya sertifikat tanah ini. Bukan hanya sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui interkoneksi dengan dunia usaha, tetapi juga sebagai bukti atas kepemilikan bidang tanah. Hal tersebut berdasarkan banyaknya perkara yang menyangkut sengketa tanah sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pentingnya kepemilikan tanah.

Kebahagiaan lainnya pun menyelimuti senyum Kartami (74) yang berprofesi sebagai buruh harian. Berbeda dengan Muhammad Amin yang ingin memanfaatkan sertifikatnya untuk dijadikan modal usaha, Kartami ingin menyimpannya agar diwariskan untuk anak dan cucu kelak. “Disimpan saja sertifikatnya, yang terpenting sudah aman sekarang karena sudah jelas secara hukumnya,” tuturnya.

Kartami mengaku bersyukur karena diperkenalkan oleh program PTSL, meski di usianya yang sudah memasuki masa senja. Ia mengaku sempat risau karena tanahnya belum bersertifikat. Namun, tanah yang sudah dibelinya sejak tahun 1970, kini telah bersertifikat berkat bantuan dari Kementerian ATR/BPN.

Meskipun di tengah pandemi Covid-19, tidak menyurutkan kebahagiaan dari sepuluh orang penerima sertifikat yang diberikan secara simbolis oleh Anggota Komisi II DPR RI, Irwan Ardi Hasman, didampingi oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Dalu Agung Darmawan; dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Rahmat. Tentunya kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.