Rabu, 21 Oktober 20

Kisah Ipar Eks PM Inggris Tony Blair Masuk Islam

Kisah Ipar Eks PM Inggris Tony Blair Masuk Islam
* Laurent Booth, sebelum dan setelah masuk Islam. (Foto: Ist)

Ternyata, ada kisah menakjubkan dari Lauren Booth, ipar dari mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair ketika hendak masuk Islam menjadi mualaf.

Lauren Booth adalah penyiar, jurnalis, dan aktivis pro-Palestina Britania Raya. Ia baru-baru ini bekerja untuk saluran televisi berita Iran, Press TV.
Lauren kelahiran 22 Juli 1967 di Islington, London, Britania Raya.

Wanita mualaf yang bernama Lauren Booth ini sebelum masuk Islam, Beliau bercerita:

“Sebelum saya masuk Islam, kedua putri saya berumur 8 dan 10 tahun. Dan saya katakan kepada mereka:

‘Ibu mau masuk Islam. Bagaimana menurutmu nak?’

Kemudian anak-anak menjawab:

‘Kami punya 3 pertanyaan bu. Tolong ibu jawab.

Pertanyaan pertama: Ketika ibu sudah masuk Islam, apakah ibu masih menjadi ibu kami?’

Aku katakan: ‘Tentu aku tetap menjadi ibumu, bahkan aku akan menjadi ibu yang lebih baik dari sebelumnya’.

Pertanyaan kedua: ‘Ketika ibu sudah masuk Islam, apakah ibu masih minum alkohol?’

Aku katakan: ‘Ibu tidak akan pernah mendekati alkohol setelah ini. Selama-lamanya’.

Pertanyaan ketiga: ‘Ketika ibu sudah masuk Islam, apakah ibu masih memakai baju yang memperlihatkan sebagian tubuh?’

Aku bertanya: ‘Kenapa kalian bertanya seperti ini?’

Maka anakku yang bernama Holy menjawab: ‘Karena ibu suka memakai baju yang kelihatan dadanya. Dan kami tidak suka itu’.

Maka aku menjawab: ‘Setelah aku masuk Islam, maka aku akan terus memakai baju yang tertutup ketika keluar rumah’.

Tiba-tiba mereka teriak: ‘Saya suka kalau ibu masuk Islam. Saya suka agama Islam’.

“Itulah yang terjadi. Dan alhamdulillah anak-anakku sekarang adalah wanita muslimah dan shalat bersamaku.” Subhanallah.

Permusuhan Terhadap Muslim
Lauren Booth mengisahkan setelah berita kematian seorang tentara Inggris “Lee Rigby” wanita Muslimah di London sering mendapat tatapan permusuhan baik di kendaraan umum atau di tempat-tempat umum lainnya, seolah-olah mereka ingin memukul.

Ipar mantan PM Toni Blair ini juga memperingatkan akan bahaya peningkatan jumlah kelompok yang membenci Islam di Inggris.

Lairen mengungkapkan dalam pernyataannya di stasiun televisi “ITV” pada hari Sabtu Juni 2013, ”ketika saya memeluk islam dua tahun yang lalu dan saya memutuskan untuk mengenakan jilbab, awalnya saya merasa khawatir ketika akan pergi ke stasiun kereta bawah tanah, saya pikir semua orang akan melihat saya berbeda namun kenyataannya semua orang memperlakukan saya dengan baik… tapi jujur, dua pekan lalu setelah kasus pembunuhan Rigby, semua orang memandang saya berbeda tidak seperti biasanya.”

”Ketika saya naik kendaraan umum saya juga melihat beberapa pemuda ingin memukul seorang wanita Muslimah, dan saya sangat merasakan perubahan ini,” tambahnya.

Lauren membantah perkataan iparnya Toni Blair, tentang adanya “masalah” di dalam Islam, dan pemikiran bahwa yang mengilhami pembunuhan Lee Rigby adalah Islam sangatlah berbahaya, dan tuduhan ini sungguh tidak benar. (*/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.