Kamis, 23 September 21

Kinerja Tim Ekonomi Jokowi Belum Puaskan Publik

Kinerja Tim Ekonomi Jokowi Belum Puaskan Publik

Jakarta, Obsessionnews – Semester pertama pemerintahan Jokowi-JK dinilai belum bisa memberikan perubahan signifikan pada sektor pertumbuhan ekonomi. Salah satu kendalanya adalah karena ketidakmampuan tim ekonomi membuat kebijakan yang bisa mengontrol harga dan distribusi barang di pasaran.

“Kalau dilihat dari beberapa survei yang dirilis memang sektor ekonomi ini yang masih banyak terkendala,” ujar Direktur Utama PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) Sandiaga Uno di Jakarta, Kamis (14/5/2015).

Sandiaga mengatakan ada beberapa faktor yang membuat pertumbuhan ekonomi melemah yakni nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang semakin tinggi, melambatnya realisasi proyek-proyek infrastruktur, serta lemahnya penegakan hukum yang membuat kalangan dunia usaha kurang percaya diri.

“Jadi saya rasa kalau dilihat dari evaluasi mungkin dalam situasi ekonomi yang sesungguhnya lebih lambat ini lebih harus dirangkul dunia usaha,” terangnya.

Maka menurut mantan Ketua Hipmi ini tugas pemerintah adalah harus mengkoordinasi, mensinkronisasi dan mengorkestrasi ekonomi sehingga kebijakan yang ditunggu pasar itu langsung dinikmati oleh rakyat.

“Dan menurut saya waktunya itu tidak bisa menunggu lagi harus melakukan sesegera mungkin,” tutur dia.

Sandiaga menilai situasi ekonomi makro di bawah kinerja tim ekonomi Jokowi saat ini mengalami perlambatan secara signifikan. Pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada pada level 4,7 persen itu dianggap adalah yang terendah sejak tahun 2009.

“Nah ini berbahaya dari segi beberapa hal, pertama karena keadaan eksternal ekonomi juga melemah. Nah berarti kita butuh kekuatan pertumbuhan ekonomi domestik,” tandasnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.