Minggu, 15 September 19

Kiai Ma’ruf: Saya Ingin Mengabdi untuk Agama dan Negara

Kiai Ma’ruf: Saya Ingin Mengabdi untuk Agama dan Negara
* Kiai Ma’ruf Amin dalam wawancara khusus dengan I News TV di kediamannya, Rabu (26/12/2018). (Foto: timses).

Jakarta, Obsessionnews.com – Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin mengatakan dirinya ingin melakukan pengabdian tanpa henti untuk agama, bangsa dan negara.

“Terutama dalam menjaga keutuhan bangsa yang majemuk dan memberdayakan ummat,” ujar Kiai Maruf dalam salah satu petikan jawaban saat menyediakan waktu untuk wawancara khusus dengan I News TV di kediamannya, Rabu (26/12/2018).

 

Baca juga:

Elektabilitas Ma’ruf Amin Rendah di Kandang Sendiri, Apa Penyebabnya?

Ma’ruf: Buku ‘Mere(i)butkan Sertifikasi Halal’ Penting Sebagai Panduan

DPW PAN Kalsel Dukung Jokowi-Ma’ruf

Pendukung Jokowi-Ma’ruf Nyatakan Ekonomi Indonesia Baik

 

Sebelum wawancara dimulai, Kiai Ma’ruf yang sedang santai membaca koran menyambut kedatangan kru iNews TV yang dipandu oleh Qudsiah Firdausi.

Presenter yang akrab dipanggil Uci menanyakan aktivitas terkini sang kiai termasuk bagaimana kiatnya menjaga diri agar tetap fit. 

“Saya kemarin baru mengunjungi korban tsunami di Banten,” jelas Kiai Maruf.

Presenter Uci juga menanyakan photobooth #wong Banten pilih wong Banten yang ada di ruang tamu Kiai Maruf.

“Itu dari relawan supaya orang Banten tahu saya orang Banten. Semestinya orang Banten bangga saya jadi cawapres,” ucapnya.

Selanjutnya wawancara mengalir terkait kontestasi pilpres 2019 dan proses Kiai Maruf menjadi cawapres dan perannya dan Jokowi yang saling mengisi untuk kelompok nasionalis dan agamis.

“Kita optimis dengan pilpres tapi tidak bisa puas. Kita ingin menang dengan kemenangan signifikan,” harapnya.

Selain isu yang sedang hangat termasuk mengurai tentang pemikiran Arus Baru Ekonomi Indonesia, Kiai Maruf juga mengungkapkan minatnya soal sepakbola dan memerhatikan klub sepakbola yang sedang unggul.

Seperti di wawancara sebelumnya, soal penggunaan sarung dalam keseharian juga ditanyakan Uci.

“Peci, sorban, dan sarung khas ulama Indonesia. Selama tidak ada aturan yang melarang saya akan menggunakan sarung ini,” ucap Kiai Ma’ruf sambil tersenyum. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.