Kamis, 27 Juni 19

Ketum PPP: Parpol Kesulitan Cari Caleg Perempuan

Ketum PPP: Parpol Kesulitan Cari Caleg Perempuan
Ketua Umum DPP PPP, Suryadharma Ali (ist).
A.Rapiudin
Jakarta- Memenuhi ketentuan kuota 30 persen calon anggota legislative (caleg) dari kalangan perempuan ternyata bukan perkara mudah bagi partai politik. Sebab,  tidak  partai politik cukup kesulitan mencari perempuan yang tertarik terjun ke dunia politik.
“Mencari caleg perempuan itu sulit. Sebab, banyak perempuan yang tidak begitu tertarik dengan politik,” ungkap Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/4).
Menurut Surya, di Jawa Tengah dan Jawa Barat saja susah mencari caleg perempuan, apalagi di daerah seperti Maluku, Papua, Sulawesi Utara, dan NTT.  Diakuinya, banyak kaum perempuan yang pandai dan berkualitas. Namun, mereka belum tentu ingin terjun di dunia politik.

“Makanya aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus dibuat lebih realistis. Aturan kuota 30 persen caleg perempuan sangat menyulitkan dan tidak berdasar pada realitas yang ada,” ujarnya.

Semua partai, lanjut Surya, pasti merasa kesulitan untuk memenuhi kuota 30 persen bagi caleg perempuan. Kuota caleg perempuan itu sebesar 30 persen berarti , kalau caleg sebanyak 560, maka kuota untuk perempuan kira-kira 170 orang.

Surya menambahkan, di PPP memang  terdapat  majelis taklim perempuan seperti Mar’ah Solehah dan persatuan ustazah. Namunm, mereka jarang yang berminat menjadi politisi. (rud)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.