Kamis, 9 April 20

Ketum PPP Kutuk Bom Bunuh Diri Solo

Ketum PPP Kutuk Bom Bunuh Diri Solo
* Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy.

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy mengutuk aksi bom bunuh diri yang marak terjadi di seluruh belahan dunia, mulai dari Istanbul, Dhaka, Madinah hingga Surakarta. Apalagi, tindakan keji itu dilakukan di bulan suci Ramadhan.

“Tindakan itu tidak dibenarkan dalam Islam. Ini mengacu pada Fatwa MUI No. 3 tahun 2004 tentang Terorisme, dan Keputusan Munas Alim Ulama NU tahun 2002 tentang Melawan Kezhaliman dengan Pengorbanan Jiwa,” kata Rommy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/7/2016).

Menurut Romny, bom bunuh diri seperti yang dilakukan golongan terorisme haram hukumnya dalam ajaran Islam. Bom bunuh diri bersifat merusak, anarkis, dan menciptakan rasa takut yang menyasar siapapun tanpa batas.

Karena itulah, sambungnya, tindakan tersebut sama sekali tidak bias dikatakan sebagai jihad. Bahkan pelakunya tidak digolongkan sebagai syahid dan masuk ke dalam neraka. Larangan tindakan semacam bom bunuh diri itu pun tercantum di dalam kitab suci Al-Quran.

“Bom bunuh diri itu mengoyak pesan damai yang menjadi inti Ramadhan dan Idul Fitri. Allah Swt. melarang pembunuhan satu jiwa sekalipun jika tanpa berbuat kerusakan,” tegasnya.

Seperti diketahui, sebuah bom bunuh diri meledak di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu. Akibatnya, seorang anggota polisi mengalami luka ringan dan pelaku bom bunuh diri tewas.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono menyebutkan, jenis ledakan yang terjadi tergolong ke dalam low explosive. Pihaknya juga telah mendapatkan peringatan atas kemungkinan terjadinya aksi teror. Untuk itu, saat ini kepolisian meningkatkan kewaspadaan jelang perayaan hari raya Idul Fitri.

“Iya. Kami sudah diinstruksikan Kapolri, dengan penangkapan di Jatim sebelumnya, dengan peningkatan pengamanan di markas dan obyek,” kata Kapolda. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.