Jumat, 24 September 21

Ketua Panpel Kongres PD Pastikan tak Ada Dana Proyek Hambalang yang Diterimanya

Ketua Panpel Kongres PD Pastikan tak Ada Dana Proyek Hambalang yang Diterimanya

Hasan S

Jakarta – Ketua panitia kongres partai Demokrat tahun 2010, Didik Mukrianto membantah pernah menerima dana dari proyek pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan olahraga di Hambalang yang diperuntukan untuk kegiatan kongres yang berlangsung di Bandung. Dia mengakui dana kongres murni berasal dari Dewan Pengurus Pusat.

“Saya pastikan tidak ada aliran dana dari manapun, kecuali dari DPP Demokrat,” kata Didik di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2013).

Didik menyambangi KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait penyidikan kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait proyek Hambalang yang menjerat mantan Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum sebagai tersangka.

Didik tiba pukul 11.30 WIB, dengan mengenakan baju batik putih dengan corak hitam. Politikus PD itu mengaku dipanggil KPK untuk memberikan sebagai ketua panitia pelaksana Kongres Partai Demokrat. “Ini terkait kongres aja. Kebetulan saya menjadi ketua panitia kongres,” katanya

KPK memang tengah mendalami dugaan adanya dana dari proyek Hambalang yang mengalir untuk pemenangan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum pada kongres partai Demokrat. Untuk mendalami hal ini, penyidik KPK telah memeriksa beberapa pihak, antara lain beberapa karyawan hotel tempat dilaksanakannya kongres dan politikus partai Demokrat, Saan Mustopa yang saat itu tergabung dalam tim pemenangan Anas.

Ketua KPK Abraham Samad, Senin (8/7/2013) mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif untuk menghimpun fakta dan bukti baru dari dugaan aliran dana ke pemenangan Anas di Kongres Demokrat.

Saat ditanyakan jumlah BUMN yang tengah ditelusuri KPK, Abraham enggan menyebutkannya. Ia hanya menjelaskan bahwa pihaknya tidak menutup mata atas informasi-informasi yang masuk. Abraham memastikan bahwa kasus Hambalang nantinya akan dibongkar secara utuh.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.