Selasa, 25 Januari 22

Ketua Kwarnas Sambut Kontingen Pramuka Dari Jepang

Ketua Kwarnas Sambut Kontingen Pramuka Dari Jepang
* Foto Ibu-Ibu Menyambut Peserta Jambore Pramuka dari Jepang, di Bandara Soeta.

Jakarta, Obsessionnews – Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault bersama pengurus Kwarnas lainya menyambut kedatangan kontingen Pramuka dari Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Senin (10/8/2015). Mereka telah mengikuti  kegiatan Jambore Pramuka sedunia di Jepang.

Adhyaksa mengungkapkan, selama di Jepang, para anggota Pramuka telah mengikuti kegiatan dengan baik. Bahkan mereka telah membawa nama besar Indonesia di mata dunia, dengan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.

“Mereka duta bangsa, layak disambut, saya dan kita semua bangga dengan mereka,” ujar Adhyaksa dalam sambutannya.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini, berpesan agar segala ilmu dan jaringan yang didapatkan selama mengikuti Jambore Pramuka Sedunia di Jepang dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kepentingan nasional Indonesia.

‎Hadir dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rusdi (Wakil Ketua Kwarnas Bidang Hubungan Luar Negeri), Marbawi A Katon (Wakil Ketua Kwarnas Bidang Renbangma), Rafli Effendi (Wakil Ketua Kwarnas Bidang BUMGP),  Editha Rahaded (Waka Kwarnas Bidang Bina muda) dan Kak Ganet (Kapudiklatnas)

Acara ‎penyambutan semakin ramai, ketika para orang tua dari anggota Pramuka juga banyak yanh hadir. Mereka sangat antusias ingin melihat anaknya yang sudah mengikuti kegiatan di Jepang mewakili Indonesia.

“Anak saya yang masih 16 tahun sudah mampu berinteraksi dengan peserta dari berbagai belahan dunia”‎ ungkap Kaninya, ibu Muhammad Fashakira dari Kwarda Banten dengan bangganya.

Selain itu, mereka juga membawa ucapan yang ditulis diatas karton putih “Welcome to Indonesia, Contingent of World Scout Jamboree.”

Diketahui, Jambore dunia merupakan ajang pertemuan Pramuka tingkat penggalang dari seluruh dunia dalam bentuk perkemahan besar. Pertama kali digelar pada 1920 di Inggris, jambore di Jepang ini adalah yang ke-23. Temanya adalah “A Spirit of Unity”, bertepatan dengan 70 tahun peristiwa bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.

Tahun ini, Jambore dunia diikuti oleh 33.000 peserta dari 150 negara. Dengan aneka perbedaan tersebut, anak-anak Indonesia belajar banyak hal seperti kerjasama, toleransi yang diwujudkan dalam banyak kegiatan lapangan seperti Global Development Village, Community Visit, Kegiatan Air, Pertandingan Olahraga, Special Programme Peace, Karnaval, Pentas Budaya, Lintas Alam, Science Module, Faith and Believes, Inter-Religious Ceremony dan lain-lain. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.