Kamis, 1 Desember 22

Ketua DPRD Ditangkap Saat Selingkuh dan Mesum

Ketua DPRD Ditangkap Saat Selingkuh dan Mesum
* Gambar yang dilingkari Ketua DPRD Sijunjung MR bersama DL. (Musthafa)

Padang, Obsessionnews.com – Orang terhormat tak jaminan bersih dari perbuatan tidak terpuji. Tidak satu dua orang yang tertangkap warga saat berduaan dengan perempuan bukan istrinya.

MR (55 th) adalah satu nama yang dipandang terhormat. Ia adalah Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar). Dengan jabatannya itu, ia disebut terhormat. Tapi, ia sendiri tidak bisa menjaga nama baiknya. Ia ditangkap warga saat berduaan dengan perempuan lain yang bukan isterinya.

Perempuan yang ditangkap warga bersama MR adalah istri salah seorang sopir di kantor DPRD Sijunjung, bersama DL (40 th). Keduanya ditangkap malam hari di rumah milik Pemda Sijunjung di samping SPBU Jorong Gambok, Kecamatan Muaro Sijunjung, Jumat (18/11/2016).

“Masyarakat sebenarnya menghendaki pada malam kejadian bersangkutan sudah meninggalkan Muaro Sijunjung, tapi dengan pertimbangan MR masih punya anak dan istri, diberi kesempatan hingga ia meninggalkan Muaro,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sijunjung, Hidayatullah, saat menghadiri Silaturrahmi Tokoh Ormas bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumbar, Senin (21/11/2016).

Tuntutan masyarakat terhadap MR ini sangat tinggi sebagai hukuman moral. Selain berhenti sebagai ketua DPRD Sijunjung sekaligus masyarakat meminta agar berhenti dari anggota dewan.

Selain mendapat hukuman meninggalkan Muaro Sijunjung, keduanya didenda 100 sak semen.

Ketua DPRD Sijunjung MR tertangkap warga bersama perempuan bukan isterinya, bukan yang pertama. Oknum anggota dewan lain di negara ini ada juga yang melakukan perbuatan tidak terpuji, seperti perilaku yang dilakukan MR bersama isteri seorang sopir.

Sebutlah misalnya, oknum anggota DPRD Halmahera Utara (Halut) AM berselingkuh dengan isteri orang. Selingkuhannya diktahui mantan salah satu Kepala Sekolah Dasar (SD) Siokonora, Kecamatan Tobelo, MM.

Tidak menunggu lama, DPD Partai Golkar Sumbar menyiapkan sanksi tegas berupa pemecatan Ketua DPRD Sijunjung MR ke DPP Golkar.

“Kita sudah kirim surat ke DPP Golkar untuk memutuskan status bersangkutan,” kata Sekretaris DPD Golkar Sumbar, Afrizal.

MR pun menunggu keputusan DPP Golkar akibat perbuatannya tidak bisa menahan nafsu, padahal sudah lama diingatkan tokoh masyarakat setempat. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.