Minggu, 17 Januari 21

Ketua DPR RI: Islam dan Politik Tak Bisa Dipisahkan

Ketua DPR RI: Islam dan Politik Tak Bisa Dipisahkan
* Ketua DPR RI Ade Komarudin.

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua DPR RI Ade Komarudin menyebutkan bahwa Islam dan politik tak bisa dipisahkan. Alasannya, dalam Islam, semua bidang kehidupan manusia harus mengikuti petunjuk Al-Quran termasuk politik.

Hal itu diungkapkan Ade Komarudin (Akom) saat menjadi pembicara pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) yang dilaksanakan di Shangrila Room, Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Minggu (2/10/2016).

“Demikian juga di Indonesia. Umat Islam Indonesia sejak awal memiliki kesadaran politik. Oleh karenanya perkembangan sejarah Indonesia tidak bisa dipisahkan dari peran umat Islam,” ujar Akom.

Meski demikian, menurutnya, ekspresi politik umat Islam Indonesia tidak monolitik karena umat Islam menyebar di beragam partai.

Bahkan sejak awal kemerdekaan, peran politik umat Islam terbagi ke dalam dua golongan, yaitu golongan Islam dan golongan kebangsaan atau abangan. Dan belakangan muncul golongan ‘antara’.

“Umat Islam sebagian ada di partai politik Islam, sebagian lainnya ada di partai politik abangan, dan sisanya ada di partai politik ‘antara’,” jelasnya.

Meski sebagian besar masyarakat Indonesia adalah muslim, tegas Akom, pada kenyataannya tidak berkorelasi dengan kemenangan partai politik Islam. Pasalnya, peran politik umat Islam terpecah dengan menjadikan kekuasaan sebagai tujuan.

Oleh karenanya, Akom bermimpi partai-partai politik Islam bersatu untuk mengusung satu tujuan perjuangan.

“Saya memimpikan parpol Islam bersatu dalam satu kepentingan untuk menaikkan daya tawar politik Islam di Indonesia. Tapi jangan atas dasar kepentingan pribadi atau golongan melainkan atas dasar kepentingan bangsa Indonesia,” tuturnya. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.