Rabu, 20 Oktober 21

Ketua DPR Larang Wartawan Duduk di Lantai

Ketua DPR Larang Wartawan Duduk di Lantai
* Ketua DPR Ade Komarudin.

Jakarta, Obsessionnews – Ketua DPR RI Ade Komarudin, Senin (21/3/2016), menyempatkan waktu meninjau press room DPR yang tengah direnovasi di saat anggota Dewan menjalani masa reses.

Satu-persatu ruangan yang tengah direnovasi dicek oleh Ade. ‎Ruangan press room DPR sebenarnya sudah lama direnovasi pada saat DPR di pimpin oleh Setya Novanto. Namun, proyek renovasi berhenti saat Novanto terlibat kasus papa minta saham.

Setelah meninjau semua ruang yang akan ditempati wartawan, Ade kemudian memasuki ruang untuk dijadikan tempat diskusi. Di situ Ade meminta kepada wartawan, kedepan sudah tidak boleh lagi ada wartawan yang duduk di lantai depan.

“Besok kalau sudah jadi, saya tidak ingin melihat ada wartawan duduk di lantai depan sambil pegang Aqua, minum kopi, lalu bungkusnya dibuang,” kata Ade sambil mengatur.

Ade ingin, wartawan DPR semua ditempatkan di press room tidak ada yng duduk di luar. Nantinya, untuk bisa mengatahui kedatangan Ketua DPR atau anggota DPR, di area press room itu akan dipasang CCTV. “Nanti dipasang CCTV, jadi tidak perlu duduk-duduk di depan,” katanya lagi.

Aturan ini dikeluarkan, agar Gedung DPR khususnya Nusantara III terlihat lebih rapih, dan sterill. Sebab, Nusantara III menjadi kantor semua pimpinan parlemen, yakni Pimpinan DPR, Pimpinan MPR, dan Pimpinan DPD.

Selain dilarang duduk, politisi Golkar itu juga merencanakan, pemberian seragam wartawan DPR. Bagi wartawan yang ingin meliput di DPR tidak diperkenankan menggunakan kaos atau sandal. “Bagaimana caranya wartawan DPR harus berpakaian rapi. Baiknya tidak boleh lagi pakai kaos,” katanya.

“Kalau mau dibuatkan seragam boleh juga, tapi harus disepakati dulu,”lanjutnya.

Mendengar saran dan masukan dari Ade, semua wartawan di DPR, pun sepakat untuk dibuatkan aturan yang lebih tertib bagi awak media yang meliput di DPR. Rencananya renovasi akan selesai pada bulan April mendatang. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.