Sabtu, 16 Oktober 21

Kesulitan Air Bersih, Warga Manasari Andalkan Air Hujan

Kesulitan Air Bersih, Warga Manasari Andalkan Air Hujan

Timika, Obsessionnews – Warga Manasari Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika mengeluhkan kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga terpaksa mengandalkan air hujan dan air dari muara.

Bila hujan tiba, warga di sini sudah menyiapkan bak tadah hujan masing-masing. Akan tetapi kalau terjadi musim kemarau warga harus terpaksa mengambil air payau dari muara untuk kebutuhan masak dan minum.

“Kita setengah mati masalah air ini, mau bagaimana lagi kita hanya bisa dapat dari air hujan dan kali saja,” ujar Mathius Yahinike saat berbincang dengan wartawan, Selasa (24/3/2015).

Sejak tiga tahun yang lalu telah dirintis pembangunan sumur bor. Sumur ini akan dialirkan ke water tank warga dengan bantuan tenaga solar cell. Namun proyek ini masih dalam proses pembangunan sehingga belum bisa dimanfaatkan untuk kepentingan warga.

“Harapannya sumur ini cepat selesai supaya nanti bisa digunakan, kalau tidak kita minum air hujan aja terus,” tutur Mathius.

Kampung Manasari, terdiri dari dua dusun yakni Omawita dan Fanamo. Kampung ini hanya bisa ditempuh dengan jalur transportasi air baik jalur sungai maupun laut dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Untuk menuju daerah ini bisa melalui Pelabuhan Pomako.

Geliat pembangunan di Manasari sebagai ibukota distrik mulai tampak, seperti bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) serta dua rumah tinggal tenaga kesehatan. Terdapat pula bangunan sekolah SD dan SMP yang dibangun oleh Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK).

Secara ekonomi, warga di sini mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Tangkapan utama adalah ikan dan kepiting. Selain melaut, warga di sini juga dilatih untuk bercocok tanam.

LPMAK bekerjasama dengan Universitas Papua (UNIPA) menempatkan tenaga pendamping bidang pertanian khusus untuk program pemanfaatan lahan pekarangan. Bantuan kerjasama tersebut, juga berupa penyediaan kios kampung untuk warga. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.