Kamis, 9 Februari 23

Kerusuhan Mako Brimob, 5 Polisi Tewas 1 Disandera

Kerusuhan Mako Brimob, 5 Polisi Tewas 1 Disandera
* Karo Penmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Pol. Muhammad Iqbal. (foto: Infonawacita.com)

Jakarta, Obsessionnews.comBentrokkan antara narapidana teroris dan aparat Brimob yang terjadi di Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5/2018) ternyata telah memakan korban jiwa.

“Ada 6 gugur dalam peristiwa ini,” ujar Karo Penmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Pol. Muhammad Iqbal di Jakarta, Rabu (9/4).

Dari enam orang yang gugur itu, lima yang merupakan anggota kepolisian, dan saat ini keenam jenazah tersebut sudah di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati. “Satu dari mereka terpaksa kita lakukan upaya kepolisian, karena melawan petugas dan mengambil senjata petugas. juga tewas. Dan satu rekan kami masih di dalam, masih disandera,” katanya.

Saat ini di tengah-tengah situasi terkendali kondusif, karena pihak polisi dapat mengamankan dan memblokir tahanan tersebut, sehingga tidak melebar ke luar. Selain itu polisi terus melakukan negosiasi-negosiasi agar jangan ada the last resort.

“The last resort dalam arti kata upaya kepolisian tentunya ada tahapan-tahapan,” ungkap Iqbal.

Untuk itu, pihak kepolisian memohon doa kepada masyarakat Indonesia bahwa insiden ini dapat ditanggulangi dengan baik. “Mohon doa juga agar rekan-rekan kami yang gugur diterima di sisi Allah SWT. dan yang didalam juga selamat,” jelasnya.

Seperti diketahui, sebanyak enam jenazah diduga korban bentrokkan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diautopsi. Terlihat lima mobil jenazah tiba secara bergantian di Instalasi Forensik RS Polri.

Mobil jenazah mulai berdatangan sekitar pukul 11:00 WIB. Petugas forensik bersama anggota kepolisian ikut menurunkan jenazah setibanya di depan kamar jenazah.

Kelima mobil ambulance milik Brimob dan Polda Metro Jaya tersebut membawa enam kantong jenazah berwarna oranye. Seluruhnya diduga merupakan korban kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Selasa (8/5) malam.

Hingga saat ini, area sekitar Instalasi Forensik RS Polri dipasangi garis polisi untuk menjaga lokasi tetap steril. Awak media juga belum diperbolehkan untuk masuk ke sekitar lokasi. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.