Senin, 18 Oktober 21

Kerugian Kasus Kondensat, Bareskrim: PKN Paling Lama 18 Hari

Kerugian Kasus Kondensat, Bareskrim: PKN Paling Lama 18 Hari

Jakarta, Obsessionnews – Bareskrim Mabes Polri sedang melakukan Penghitungan Kerugian Negara (PKN) dalam kasus dugaan korupsi penjualan kondensat antara PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (PT TPPI) dengan SKK Migas.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Victor Edison Simanjuntak mengaku telah sepakat bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 18 hari untuk menghitung kerugian negara tersebut.

“Kita tunggu PKN. Tadi dari BPK kita sudah sepakat paling lama 18 hari selesai. Hitung-hitungannya, mereka yang tahu,” ujar Victor di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015).

Victor mengatakan, bila PKN ini telah selesai dihitung, berkas perkara untuk dua tersangka yakni mantan Kepala Badan Pelaksana Migas Raden Priyono (RP) dan mantan Deputi Finansial Ekonomi Pemasaran BP Migas Djoko Harsono (DH) akan segera rampung kemudian maju ke tahap I.

“Kalau sudah jadi ya tahap I, banyak lah buktinya, dokumen dari TPPI maupun SKK Migas,” katanya.

Namun, Victor belum dapat memastikan persisnya kapan berkas perkara tersebut akan diajukan ke Kejaksaan Agung, untuk dibawa kepengadilan.”Saya tidak bisa mengatakan pekan ke berapa. Kalau besok selesai, ya besok. Kalau lusa selesai, ya lusa,” katanya.

Dia menambahkan, belum lagi nanti ada pemeriksaan saksi-saksi. “Kalau ada periksa saksi-saksi lagi nanti mungkin sambil menunggu yang kurang-kurang ya bisa,” pungkas Victor. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.