Minggu, 28 November 21

Kerja Keras BCA Bantu Industri Properti Berbuah Penghargaan

Kerja Keras BCA Bantu Industri Properti Berbuah Penghargaan
* Kepala Divisi Kredit Konsumen BCA Felicia M. Simon (ke delapan dari kiri) menerima penghargaan dalam kategori Supporting & Services Business (Bank & Lembaga Pembiayaan Non-Bank di Jakarta, Rabu malam (25/8/2016).

Jakarta, Obsessionnews.com – Kerja keras PT Bank Central Asia, Tbk (BCA) kembali mengukir prestasi. Atas komitmennya, BCA mendapatkan pernghargaan dari Majalah Properti Indonesia pada Properti Indonesia Award 2016 untuk kategori Supporting & Services Business (Bank & Lembaga Pembiayaan Non-Bank).

Kerja keras, kebijakan, good governance, komitmen, dan ketaatan kepada regulasi yang dilakukan BCA, membuahkan pengakuan yang membanggakan di tingkat nasional dan internasional.

Penghargaan ini diterima secara langsung oleh Kepala Divisi Kredit Konsumen BCA Felicia M. Simon di Jakarta, Rabu (24/8/2016). malam.

Felicia mengatakan, sejak tahun 2007 portofolio KPR BCA tumbuh secara rata-rata 32% per tahun. BCA menyalurkan KPR ke debitur-debitur berkualitas dan fokus terhadap pembiayaan properti rumah tapak di prime residential areas, sehingga portofolio KPR BCA dapat terus bertumbuh dengan tetap menjaga risiko gagal bayar yang rendah.

“Kami menyadari pencapaian-pencapaian tersebut, termasuk penghargaan Properti Indonesia Award ini, berhasil diraih atas dukungan dari seluruh stakeholder BCA.” ungkap Felicia.

Bukan tanpa alasan, penghargaan ini didapatkan lantaran juga karena BCA banyak menawarkan program menarik guna mendorong dan memfasilitasi impian masyarakat Indonesia untuk memiliki rumah, apartemen dan ruko.

Seperti sejak 2 Mei 2016 BCA meluncurkan program bunga KPR Fix & Cap 6 tahun. Pada tiga tahun pertama, nasabah mendapatkan bunga tetap (Fix) 7,99 persen eff.p.a. Tahun berikutnya, yaitu tahun ke-4 sampai dengan ke-6, bunga Cap  maksimal 8,99 persen eff.p.a.

“Artinya, sekalipun suku bunga di pasar melesat tinggi, dengan KPR Fix & Cap, suku bunga KPR BCA nasabah sudah dijaga agar tidak melebihi suku bunga Cap. Dengan masa kepastian bunga yang cukup lama ini, nasabah dapat lebih leluasa dalam mengatur arus kas keuangan, sehingga angsuran terasa ringan dan tidak memberatkan,” ujar Felicia.

Untuk diketahui, Properti Indonesia Award merupakan penghargaan yang diinisiasi Majalah Properti Indonesia. Tahun 2016 merupakan tahun keempat penghargaan yang menjadi apresiasi atas pencapaian berbagai inovasi, kreasi, dan agregasi nilai tambah di industri properti di Indonesia dan sektor-sektor pendukungnya. Penerima penghargaan terbagi dalam 4 kategori utama yakni, Property Development, Developer, Supporting & Services Business dan Person. Setelah melalui proses seleksi dan penjurian, BCA dinilai menjadi salah satu pendukung perkembangan sektor properti Indonesia.

Selain itu, Dengan program-program yang menarik, BCA berhasil meningkatkan jumlah nasabah KPR-nya. Jumlah nasabah KPR BCA per Juni 2016 tumbuh menjadi 97 ribu dibandingkan dengan jumlah nasabah KPR periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 92 ribu. Total penyaluran KPR pun menunjukkan peningkatan, tumbuh menjadi Rp. 61,7 triliun dibandingkan sebelumnya Rp. 56,89 triliun. “Hasilnya, sektor KPR pada semester I 2016 ini memberikan kontribusi sebesar 15,9 persen dari total kredit BCA sebesar Rp. 387,08 triliun,” tutup Felicia. (Aprilia Rahapit)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.